Secara resmi, Liga 1 2020 resmi dibatalkan oleh PSSI. Akibat kompetisi ditunda lalu dibatalkan, Muhammad Zulfikri mengaku rindu persaingan dalam klub, utamanya dalam merebut posisi kiper utama di Borneo FC.

Liga 1 2020 sudah tertunda sejak bulan Maret 2020 lalu. Penundaan ini terjadi akibat pandemi Covid-19. Liga 1 2020 baru digelar 3 pekan.

Tertunda 10 bulan, kompetisi membuat banyak pemain rindu akan kompetisi. Hal ini pun dirasakan oleh Muhammad Zulfikri. Kiper ketiga Borneo FC ini, Muhammad Zulfikri mengaku rindu akan persaingan dalam klub.

“10 bulan tidak berkompetisi sangat berat bagi semua pemain dan saya pun mulai merindukan persaingan di bawah mistar,” ungkap Muhammad Zulfikri, dikutip Bolazola dari laman resmi Borneo FC.

Advertisement

Selama beberapa bulan, Muhammad Zulfikri rutin menjalani latihan mandiri. Muhammad Zulfikri mengaku terus menjaga kebugaran fisik.

“Yang pasti latihan mandiri di rumah dan sesekali ikut bermain dengan komunitas. Karena saya harus terus aktif menjaga kebugaran karena walau tidak ada kompetisi. Dan satu lagi, klub tetap memberi gaji, pemain tetap berlatih,” tegas Muhammad Zulfikri.

Usai Liga 1 2020 dibatalkan, Muhammad Zulfikri berharap PSSI dapat segera solusi terbaik soal kompetisi. Muhammad Zulfikri mengaku rindu untuk berkompetisi.

“Harapannya semoga PSSI menemukan titik terang untuk sepak bola kita dan liga segera dimulai karena kami semua sebagai pemain bola rindu untuk berkompetisi resmi,” tutup Muhammad Zulfikri.

Advertisement
Comments