Ronald Koeman yakin para pemainnya akan tampil bagus meski start Everton yang menyedihkan sejauh musim 2017-18.

Everton menghabiskan lebih dari £ 100 juta untuk membeli pemain baru jelang musim baru, dengan nama-nama seperti Davy Klaassen, Jordan Pickford, Michael Keane dan Gylfi Sigurdsson menghabiskan biaya besar dan kembalinya Wayne Rooney menambah rasa optimisme di Goodison Park.

Tapi klub berjuluk The Toffees tersebut kini duduk di urutan 16 klasemen Premier League dengan dua kemenangan dari delapan pertandingan dan posisi terbawah grup Liga Europa setelah kalah 2-1 dari Lyon pada Jumat dini hari kemarin, yang memperpanjang penantian mereka di kompetisi internasional.

Koeman mengaku setelah kekalahan terakhir timnya, dia bisa dipecat jika semuanya tidak bisa diperbaiki, tapi menjelang pertemuan di liga melawan Arsenal hari Minggu, dia masih berharap belanja besar yang diberlakukan Everton terbukti bermanfaat.

“Kami harus menghadapi situasi seperti ini dan mempersiapkan tim untuk hari Minggu,” kata manajer asal Belanda itu, seperti dikup Sky Sport (21/10/2017).

“Tentu saja ini berbicara tentang pertandingan yang sulit dan sepakbola Eropa, tapi posisi kami bukan di mana Everton harus tinggal. Kami perlu mengubahnya.

“Saya masih percaya pada para pemain yang kami miliki. Semua orang bisa meragukannya, tapi masa depan akan membuktikan bahwa mereka adalah pemain bagus.”

Mantan juru taktik Southampton ini sadar akan ketidakpuasan di kalangan pendukung melalui media sosial, namun yakin ia mampu membuat Everton kembali ke jalur semula.

“Saya pikir itu selalu baik untuk mengetahui apa yang terjadi di sekitar klub,” Koeman menambahkan.

“Baiklah, saya membuat keputusan untuk menjadi bagian dari media sosial. Ini tentang kabar terbaru dari sebelum dan sesudah pertandingan. Tapi bukan tentang kehidupan pribadi saya atau spekulasi dari pers tentang pekerjaan saya. Semua orang memiliki pendapat dan saya menghormati itu.

“Saya benci kekalahan dan saya masih menjadi pria yang berjuang untuk segalanya demi mengubah hasil ini.

“Tentu saja,tekanannya ada pada manajer, saya menonton televisi dan saya berada di media sosial. Itu normal. Saya tidak melangkah mundur, itulah sepakbola, olahraga tang selalu tentang kemenangan.”

Comments