Jurgen Klopp dan Coutinho

Jurgen Klopp menegaskan bahwa Liverpool melakukan “segala sesuatu yang dibutuhkan” untuk menjaga Philippe Coutinho dari kejarab Barcelona.

Perpindahan Coutinho ke Camp Nou diumumkan pada hari Sabtu, dengan pemain berusia 25 tahun itu menyetujui kesepakatan 5,5 tahun dan biaya sebesar £ 142 juta untuk ditebus, ditambah lagi klausul pembebasannya ditetapkan bernilai € 400 juta.

Coutinho telah lama ditargetkan raksasa La Liga, yang ditolak beberapa kali dalam upaya mengontraknya pada bulan Juli dan Agustus.

Setelah membuat permintaan transfer, striker itu mulai jarang tampil konsisten di Anfield dan Klopp kecewa melihatnya memutuskan pergi.

“Dengan rasa sungkan kami sebagai tim dan klub harus siap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu teman baik, orang yang luar biasa dan pemain fantastis yaitu Philippe Coutinho,” katanya kepada situs resmi Liverpool.

“Bukan rahasia lagi bahwa Philippe menginginkan langkah ini terjadi sejak Juli, saat Barcelona pertama kali mengumumkan ketertarikan mereka. Philippe membuat pernyataan keras pada saya, pemilik dan bahkan rekan satu timnya, ini adalah langkah yang sangat ingin dia capai.

“Meski begitu, kami berhasil mempertahankan pemain di luar jendela transfer musim panas, dengan harapan kami bisa membujuknya untuk tetap tinggal dan menjadi bagian dari apa yang ingin kami lakukan.

“Saya dapat memberitahu para pendukung Liverpool bahwa kami sebagai klub, telah melakukan segalanya sesuai kemampuan kami untuk meyakinkan Philippe, tapi dia selalu ingin 100% untuk karirnya dan Barcelona sudah jadi keputusan bulat.

“Ini adalah mimpinya dan sekarang saya yakin tidak ada yang tersisa untuk mengubah pikirannya.”

Coutinho pindah ke Merseyside pada tahun 2013 dan kemudian tampil di Premier League dengan raihan 41 gol, dan Klopp memuji kontribusi playmaker Brasil tersebut.

“Philippe telah memberikan kontribusi fantastis untuk klub ini selama lima tahun dan kami kecewa kontraknya berakhir lebih cepat, hubungan yang kami miliki untuknya benar-benar dari hati, kami berharap dia mendapat yang terbaik,” tambahnya manajer asal Jerman itu.

“Pemain tetap berdedikasi dan berkomitmen untuk membantu kami memenangkan pertandingan, menghasilkan pertunjukan dan latihan yang bagus setiap hari di Melwood setelah jendela musim panas tutup, meski gagal meyakinkan kami untuk mengizinkannya pergi pada periode itu, tingkat profesionalismenya mencerminkan secara positif.”

Comments