Jurgen Klopp mengecam pertahanan Liverpool yang buruk setelah mengalami kekalahan yang membuat klub tersebut melakukan start defensif terburuk mereka sejak musim 1964-65. Serangkaian serangan ke arah gawang Liverpool membantu Tottenham Hotspur mencatatkan kemenangan 4-1, dengan Harry Kane yang kembali memberikan perngaruh dalam menentukan hasil pertandingan.

“Jika saya terlibat dalam situasi ini di dalam lapangan, maka Harry tidak akan bisa mendapatkan bola,” kata Klopp. “ itu tidak akan bisa terjadi jika saya berada di lapangan, tapi saya berada di tengah area teknis sebagai seorang pelatih. Setiap pekerjaan jelas tapi kita tidak bisa melakukannya.”

Bahkan dalam panasnya emosi pasca pertandingan, untuk menyimpulkan bahwa seorang manajer berusia 50 tahun dapat melakukan pekerjaan yang efisien daripada pemain internasional saat ini yang tidak tercerminkan dengan baik.

Dejan Lovren, salah satu pemain yang tampil buruk dan dianggap bertanggung jawab atas dua gol pertama yang dialami oleh Liverpool, dalam start yang lemah pada pertandigan tersebut, diganti pada menit ke 31 dalam usaha untuk membentuk kembali dan menawarkan pertahanan yang lebih baik. Mereka kemasukan dua gol kembali, yang membuat total gol kemasukan mereka menjadi 16 (15 diantaranya didapatkan jauh dari kandang). Klopp tidak terlalu berpikir untuk menunjukkan jari terhadap Lovren. “Saya benar-benar tidak ingin menyalahkan pemain. Dia merasa tidak baik. Tidak apa-apa.Tidak ada yang merasa baik. Dia adalah bagian dari skuad. Itu saja.”

Klopp mengaku bahwa pertahanan kolektif Liverpool jauh di bawah ekspektasi. “Dalam semua momen penentu kami, tidak berada di sana. Gol pertama sangat mudah untuk dipertahankan. Yang kedua kami lewatkan saat ini. Gol ketiga kembali hadir, semuanya buruk bagi kami. Kamit tidak mendapatkan hasil dari kinerja seperti hari ini. Mereka benar-benar tepat dan kami tidak. Itu tanggung jawab saya. Terlalu mudah bagi Tottenham pada hari ini. Ini kesalahan kami,” ujar Klopp.

Mauricio Pochettino merasa sangat senang dengan kemenangan komprehensif yang didapatkan oleh timnya. “Saya sangat senang untuk tim, sangat senang untuk pendukung kami. Kami mulai mengubah perasaan bahwa sulit untuk bermain di Wembley. Kami mulai merasa itu bisa menjadi rumah kami. Itu sangat penting untuk sisa musim ini,” katanya.

Comments