Masukknya Roberto Firmino membawa berkah bagi Liverpool. Firmono berhasil mencetak gol kedua The Reds pada menit 69. Meski pun sudah berbalik unggul 2 – 1, namun tim arahan Juergen Klopp tersebut tidak mengendorkan serangannya. Mereka masih terus mengurung pertahanan Burnley. Usaha tersebut tidak sia – sia setelah Xherdan Shaqiri berhasil memantapkan kemenangan Liverpool berkat golnya di masa injury time.

Liverpool pun dipastikan menang dengan skor akhir 3 – 1. Raihan tiga poin ini membuat Liverpool terus menjaga jaraknya dengan Manchester City yang saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris. Liverpool kini masih terpaut 2 poin dari The Citizens. Meski pun demikian, Klopp mengakui jika kemenangan timnya berhasil didapatkan dengan susah payah karena tuan rumah bermain dengan keras. Hal inilah yang membuat The Reds kesulitan.

“Mereka ingin terus bermain agresif dan memang agresif merupakan bagian dari sepakbola. Anda pun harus bisa terus mencoba sesuatu. Anda juga membutuhkan seseorang yang bisa mengingatkan Anda untuk terus berhati – hati,” ungkap Klopp sebagaimana yang telah dikutip dari FourFourTwo.

Advertisement

“Ada banyak sekali insinden, tekel. Saya pun hanya mampu berkata ‘wow, begitu banyaknya’, meski pun kebanyakan memang tekel – tekel yang wajar. Namun mereka terkadang telah menekel dari jarak 6 hingga 7 yard, beberapa kali telah berlebihan. Ya, tekel mereka memang kelewatan,” beber Klopp.

“Kami semua memang ingin meraih kemenangan dan cara untuk mendapatkannya pun berbeda – beda. Terkadang ada pula yang harus mengingatka diri Anda agar bisa berhenti untuk melakukan, berupaya untuk berpikir sedikit lagi kemudian melakukan tekel yang wajar. Janganlah menekel pemain jika jaraknya masih jauh sebab rumputnya basah sehingga tekel tersebut lebih berisiko,” jelas Klopp.

Advertisement
Comments