Playmaker muda Real Madrid, Isco, diketahui belum juga dimainkan oleh pelatih Santiago Solari sejak ia menjabat sebagai caretaker menggantikan Julen Lopetegui. Sejumlah rekan sang pemain pun menjelaskan alasan sang juru taktik Argentina melakukan hal tersebut.

Solari akhirnya diangkat menjadi manajer tetap Madrid dengan kontrak berdurasi hingga 2020 mendatang. Pasalnya sejak mengambil alih tim utama, Los Blancos dibawanya menyapu bersih 4 kemenangan beruntun dengan hanya kebobolan dua gol. Namun masih ada yang mengganjal dari sepak terjang Solari sejauh ini, yakni perihal ‘hilang’nya Isco dari kesebelasan inti. Terakhir eks pemain Valencia itu bermain adalah kala Madrid dikalahkan Barca dengan skor memalukan 5-1 bulan lalu, setelah absen sekian lama karena appendicitis.

Sejak Solari membesut Madrid, Isco hanya dimainkan sebanyak dua kali sebagai pengganti, dan para rekannya pun mulai angkat bicara perihal alasan Solari ‘memarkir’ maestro gesit tersebut.

“Dia adalah pemain yang baru kembali dari cedera parah yang membutuhkan operasi” papar Dani Ceballos seperti dikutip harian AS. “Dengan Julen, ia bermain dua laga berturut-turut, dan dengan Solari, sang pelatih bilang ia melihat (Isco) sedikit tidak fit, namun ia berlatih 100 persen” tuturnya kemudian.

“Dia paham pentingnya mengelola ruang ganti dan memegang filosofi nilai-nilai Madrid” ujar Ceballos kemudian menyanjung bos barunya.

Ceballos memang diuntungkan dengan absennya Isco, karena ia kini dipercaya memegang posisi sebagai metronom lini tengah menggantikan rekannya tersebut. Sejauh ini, gelandang berusia 23 tahun itu baru absen di tiga laga Real Madrid.

Menarik untuk dinantikan apakah Solari akan kembali mempercayai Isco di tim utama, atau malah sudah terlanjur ‘klik’ dengan performa stabil seorang Ceballos.

Comments