Babak 32 besar Piala Indonesia menghadirkan kejutan besar. Juara 4 kali Liga Indonesia, Persipura Jayapura, diluar dugaan tersingkir usai gagal meraih kemenangan atas tim Liga 3, Persidago Gorontalo. Kegagalan ini menjadi catatan buruk bagi pelatih anyar Persipura Jayapura, Luciano Leandro.

Kekalahan 0-1 pada leg pertama lalu, membuat Persipura Jayapura wajib meraih kemenangan pada leg kedua yang digelar di kandang Persipura Jayapura, di Stadion Mandala, Jayapura. Tim berjuluk “Mutiara Hitam” ini minimal meraih kemenangan dengan margin 2 gol jika ingin lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia.

Dituntut meraih kemenangan dengan selisih 2 gol, Persipura Jayapura langsung tampil menyerang. Luciano Leandro sendiri langsung memainkan para pemain utama seperti Boas Sollossa hingga Imanuel Wanggai. Namun bukannya mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan, jala Persipura justru kebobolan terlebih dahulu.

Lima menjelang babak pertama berakhir, Persidago Gorontalo membuat publik Stadion Mandala sunyi. Try Panto yang menggetarkan jala gawang Persipura. Gol ini membuat Persidago Gorontalo menambah keunggulan agregat menjadi 0-2.

Tidak menyerah, 3 menit berselang Persipura Jayapura sukses menyamakan kedudukan. Kapten Persipura Jayapura, Boaz Sollosa sukses mengubah papan skor menjadi 1-1. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Masuk pada babak kedua, Persipura Jayapura kian intens menyerang. Namun, rapatnya pertahanan Persidago Gorontalo membuat para pemain Persipura Jayapura frustasi. Sejumlah peluang diciptakan anak asuhan Luciano Leandro tersebut lewat berbagai serangan yang dibangun.

Namun, hanya satu gol yang dapat diciptakan. Gol tercipta pada menit 84, melalui tandukan Yohanis Tjoe. Hanya saja, hingga babak kedua berakhir skor 2-1 tak berubah. Meski menang, Persipura Jayapura gagal lolos karena kalah dalam produktivitas gol tandang.


Luciano Leandro menerima hasil itu dengan lapang dada. Pelatih asal Brasil ini enggan menyalahkan straregi permainan lawan yang bermain bertahan. Luciano menilai timnya hanya kurang beruntung pada laga tadi.

“Kegagalan mencetak tiga gol bukan disebabkan permainan Persidago. Kami tidak ingin mencari alasan. Kami hanya kurang beruntung, walau mendapat banyak peluang,” beber Luciano Leandro seusai laga berakhir.

Hasil ini membuat Persidago Gorontalo lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia. Ini menjadi catatan sejarah bagi klub asal Sulawesi ini.
Comments