Cristiano Ronaldo belum lama angkat bicara dan membantah keras tudingan seorang wanita yang mengaku di rudapaksa oleh sang bintang pada tahun 2009 lalu setelah pihak kepolisian mengumumkan membuka kembali penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sebelumnya diketahui bahwa seorang bernama Kathryn Mayorga telah melayangkan gugatan sipil terhadap Ronaldo. Wanita berusia 34 tahun tersebut mengklaim telah mengalami pelecehan seksual dari mantan punggawa Real Madrid tersebut di sebuah hotel Las Vegas pada tahun 2009. Kepolisan Vegas pun mengumumkan telah membuka kembali investigasi terhadap dugaan kriminal tersebut.

Ronaldo dan Mayorga; Memang Sempat Berjumpa di Las Vegas

Tak ingin hal ini berlarut-larut, Ronaldo pun akhirnya buka suara lewat laman akun Twitternya dan membantah segala tuduhan yang dilayangkan padanya tersebut.

“Saya secara secara tegas membantah tuduhan yang ditimpakan terhadap saya. Pemerkosaan adalah kejahatan menjijikkan yang sangat berlawanan terhadap apa yang saya percayai. Meski saya¬† sangat ingin membersihkan nama baik saya, saya menolak untuk memberi makan kericuhan media yang diciptakan orang-orang yang hendak mempromosikan diri mereka atas kerugian saya”

Demikian cuit Ronaldo pada hari Rabu (3/10) kemarin.

“Dengan kesadaran penuh, maka saya sekarang akan menunggu dengan tenang hasil dari semua investigasi yang dilakukan” lanjut pemain anyar Juventus tersebut pada postingan selanjutnya.

Pihak pengacara Mayorga menuduh Ronaldo dan perwakilannya memaksa dirinya menandatangani perjanjian damai di tahun 2009. Dia mengklaim diberikan uang sebesar 375,000 dolar AS untuk bungkam, tapi kini memilih untuk membatalkan perjanjian tersebut dan menuntut keadilan.

 

Comments