Bek tengah Burnley James Tarkowski telah didakwa melakukan tindakan kekerasan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah insiden dengan penyerang Brighton & Hove Albion Glenn Murray dalam pertandingan mereka pada hari Sabtu. Dalam laga yang berakhir tanpa gol tersebut, Tarkowski terlihat mengayunkan lengannya ke dada Murray.

Pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki waktu hingga hari Selasa pukul 18.00 GMT untuk menanggapi tuduhan tersebut dan terancam hukuman tiga pertandingan. Bos Seagulls Chris Hughton mengatakan timnya seharusnya mendapat penalti atas insiden tersebut.

Sang pengadil yang bertugas, Chris Kavanagh tidak melihat insiden tersebut. Akan tetapi kejadian tersebut dirujuk oleh FA ke sebuah panel yang terdiri dari tiga mantan pejabat pertandingan, yang harus memilih suara bulat bahwa insiden tersebut layak mendapat kartu merah.

Jika larangan tersebut diberlakukan, Tarkowski akan absen dalam pertandingan kandang hari Sabtu dengan Tottenham Hotspurs, serta melakukan lawatan ke Manchester United pada Boxing Day dan Huddersfield Town pada 30 Desember.

Tarkowski belum pernah diusir keluar lapangan sejak bergabung dengan Burnley pada Februari 2016 dan telah memulai semua 18 pertandingan Premier Leageu musim ini. duetnya bersama Ben Mee mampu mengawal lini belakang Burnley dengan baik. The Clarets, memiliki catatan defensif yang cukup baik, sejauh ini mereka hanya kebobolan 12 gol dan sudah menorehkan clean sheet sebanyak 9 kali.

Bagi manajer Sean Dhyce, kehilangan Tarkowski akan menjadi pukulan baginya. Burnley kehilangan trio lini belakang yakni Matthew Lowton, Ben Mee, dan terakhir Stephen Ward akibat cedera. Meski Lowton dan Mee sudah pulih, absennya Tarkowski diyakini berpengaruh terhadap kesolidan lini belakang Burnley.

Tarkowski merupakan pemain yang paling membuat clearance terbanyak bagi tim ini dengan catatan 145 kali. Julah tersebut merupakan yang terbanyak di ajang Premier League di bawah bek Brighton Shane Duffy (155 kali).

Comments