Tampaknya Pep Guardiola akan menyesali keputusannya yang menerima tawaran untuk menjadi pelatih tim kaya raya Liga Inggris, Manchester City. Torehan apik Pep sebagai manager langsung melebur saat menangani tim yang berjuluk The Cityzen tersebut. Beberapa rekor terburuk selama karirnya sebagai pelath dengan City. Untuk kali pertama dalam sejarahnya sebagai pelatih, Pep harus menerima 6 kekalahan dalam satu musim di kancah liga domestik.

Tadi malam, mereka malah dikalahkan oleh tim pemuncak klasemen, Chelsea dengan skor 2-1. Kekalahan itu juga membuat peluang mereka untuk menjuarai Liga Primer Inggris hampir sirna.

Kekalahan dari The Blues itu membuat City pada musim ini selalu menelan kekalahan bila bertemu tim arahan dari Antonio Conte di pentas liga domestik. Di pertemuan pertama lalu, City di permalukan Chelsea 1-3 di Etihad Stadium. Semenjak menjadi manager di tahun 2008 lalu, Pep memang belum pernah merasakan 2 kekalahan di markas sendiri ataupun laga tandang melawan klub yang sama pada satu musim liga.

Sebelum ini, rekor apik Guardiola di pentas Liga Champions pun juga berhenti di musim 2016/17. Untuk pertama kali Pep tidak berhasil membawa skuad arahannya untuk bisa melaju di babak 8 besar Liga Champions. Mereka gugur di babak 16 besar selepas disisihkan oleh wakil Prancis, AS Monaco.

Selama menjadi pelatih Barcelona dan bayern Muenchen, Pep selalu berhasil lolos dari fase 16 besar. Pelatih asal Spanyol tersebut juga berhasil 2 kali menjadi yang teratas di pentas Liga Champions sebagai manager bersama Barcelona.

Menyikapi kondisi tersebut, Pep sudah was-was. “Saya pernah merasakan hal yang serupa ketika kami menang beruntun 10 kali. Semua klub selalu mengalami hal yang buruk. Tim hanya perlu mempperbaiki diri untuk kedepannya dan kami bakal melakukannya,” ujar Pep pada awak media.

Comments