Juara Liga Indonesia tahun 1997, PSIS Semarang, harus menelan kekalahan menyakitkan dari Persib Bandung. Kalah dengan skor tipis, Bambang Nurdiansyah mengklaim PSIS Semarang kalah karena kurang beruntung saja.

Pekan ke-26 Liga 1 yang mempertemukan Persib Bandung melawan PSIS Semarang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu 6 November 2019 malam.

PSIS Semarang, datang pada laga ini dengan kepercayaan diri yang cukup baik. Pada pekan sebelumnya, PSIS Semarang sukses membumkam tim kuda hitam di musim ini, PSS Sleman, dengan skor telak 3-0.

Bermain dengan tempo cepat, PSIS sudah tertinggal pada menit ke-9 melalui tendangan terarah dari Ezechiel. PSIS Semarang bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Tembakan keras Bruno Silva dari luar kotak berhasil menjebol jala Persib Bandung dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Persib Bandung mendapatkan hadiah penalti setelah Wasit menunjuk titik putih setelah Ezechiel dijatuhkan salah satu pemain belakang Laskar Mahesa Jenar.

Febri Hariyadi yang bertugas sebagai eksekutor penendang penalti melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib Bandung dan bertahan hingga akhir laga.

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mengucapkan selamat kepada Persib yang meraih kemenangan. Meski kalah, Bambang Nurdiansyah mengklaim permainan dari PSIS dapat mengimbangi determinasi dari Persib Bandung.

“Pertama, saya ingin ucapkan selamat untuk PERSIB dapat tiga poin. Saya pikir pertandingan sangat menarik. Itulah sepakbola. Segala sesuatunya bisa terjadi. Bahkan, kami bisa mengimbangi permainan PERSIB,” ujar Bambang Nurdiansyah, dikutip dari laman resmi Persib Bandung . 

Selain dapat mengimbangi secara permainan, Bambang Nurdiansyah juga mengklaim anak asuhannya sempat menguasai permainan paska skor menjadi 1-1. Menurut Bambang Nurdiansyah, kekalahan ini terjadi karena PSIS kurang beruntung saja pada laga ini.

“Kami sempat menguasai permainan setelah menyamakan (skor) 1-1. Banyak peluang juga diciptakan.  Tapi, lucky ada di Persib. Kenapa pemain saya harus dorong (Ezechiel N’Douassel). Padahal, jika dibiarkan itu bola keluar lapangan,” tambah Bambang Nurdiansyah.

Paska kekalahan dari Persib Bandung, PSIS Semarang akan menjamu tim favorit juara, Bali United, pada pekan ke-28 Liga 1. Tiga poin wajib di dapat oleh PSIS demi menjauh dari ancaman posisi zona degradasi.

Comments