Arsene Wenger merasa Premier League berada “di belakang seluruh dunia” setelah keputusan untuk tidak menerapkan VAR di musim depan.

Manajer The Gunners itu merasa frustrasi karena timnya tidak diberikan penalti saat mereka kalah 2-1 dari Newcastle United pada Minggu malam.

Dengan tim tamu kalah 1-0 di St. James ‘Park, salah satu upaya terbaik Pierre-Emerick Aubameyang dihalau oleh Jamaal Lascelles dan melewati mistar gawang.

Wasit Anthony Taylor kemudian memberikan tendangan sudut dan bukan tendangan penalti, dan Newcastle mencetak gol 12 menit kemudian melalui Ayoze Perez.

Dengan pihak penyelenggara Premier League memutuskan untuk membatasi VAR ke kompetisi lain di musim 2017-18, Wenger berpikir insiden seperti itu akan terus menjadi masalah dalam pertandingan.

“Wasit adalah wasit,” katanya pada konferensi pers, dikutip Sky Sports (16/4/2018). “Apa yang Anda inginkan adalah membantu wasit. Sayangnya, Premier League telah memutuskan untuk tidak menggunakan VAR. Saya pikir itu adalah keputusan yang sangat buruk.

“Saya percaya dengan keputusan itu, kami berada di belakang yang lainnya, terlalu jauh.”

Insiden Lascelles tidak mengalihkan perhatian dari penampilan buruk The Gunners di babak kedua, di mana Matt Ritchie mencetak gol ketiga yang sangat penting untuk memupuskan harapan tim tamu dengan kekalahan kelima tandang beruntun sejak 1984.

“Ini adalah sedikit cerita. Kami memiliki penguasaan 70% dari bola, saat skor 1-0 dan pada akhirnya Anda kalah 2-1 dan Anda bertanya-tanya bagaimana Anda bisa kalah di pertandingan ini,” Wenger menambahkan.

“Kami kebobolan dua gol entah dari mana. Di babak kedua saya merasa beberapa pemain harus membayarnya secara fisik dari pertandingan tengah pekan (melawan CSKA Moscow).

“Kami bermain dengan semangat yang bagus tetapi sesuatu yang buruk adalah hasilnya. Sangat sulit untuk menerimanya.

“Tentu saja (penampilan tandang) adalah kekhawatiran karena kami memiliki catatan tertentu. Ini menjadi beban bagi personil tim. Begitu Anda berada dalam momen negatif seperti itu, sangat sulit untuk keluar.

“Saya tidak ingin mengambil kesimpulan hari ini. Saya pikir sangat sulit untuk menggabungkan Liga Europa pada Kamis malam dan bermain lagi pada hari Minggu.”

Kemenangan Newcastle membawa mereka meraih 41 poin sekaligus menjamin posisi Premier League, membuat Rafael Benitez senang dengan kinerja para pemainnya.

“Kami benar-benar senang untuk mencapai hasil ini,” katanya. “Ini musim yang sulit. Kami pantas berada ditempat saat ini.

“Jika Anda ingin menang melawan tim-tim ini, Anda harus bekerja lebih keras. Banyak yang bermimpi kami bisa melakukan ini. Tetapi kami harus tetap terjaga untuk melakukannya.”

Comments