Schalke 04 terdegradasi dari Bundesliga untuk pertama kalinya dalam 33 tahun pada Rabu dini hari (21/4/2021) setelah kalah 1-0 dari Arminia Bielefeld untuk tetap di posisi terakhir, 13 poin dari tempat play-off degradasi dengan hanya empat pertandingan tersisa.

Tendangan Fabian Klos di menit ke-50 memastikan nasib Schalke, yang hanya meraih dua kemenangan di sepanjang musim ini.

The Royal Blues, salah satu klub dengan dukungan paling besar di Jerman dengan rata-rata kehadiran lebih dari 60.000 orang per pertandingan, terdegradasi tiga kali pada tahun 80an dan terakhir kali pada 1988.

Mereka memiliki lebih banyak kesuksesan dalam dekade berikutnya, memenangkan Piala UEFA/Liga Europa pada tahun 1997 dan mencapai semifinal Liga Champions pada tahun 2011.

Tim tamu hanya memiliki 10 pemain ketika Malick Thiaw dikeluarkan dari lapangan karena mendapat kartu kuning kedua di menit ke-71 dan Ralf Faehrmann harus menyelamatkan penalti di menit ke-80.

Pada peluit akhir para pemain Schalke tampak menangis dan shock.

Advertisement

“Ini saat yang sangat pahit bagi semua pendukung Schalke,” kata pelatih Schalke Dimitrios Grammozis.

“Kami sangat kecewa karena sekarang kami tahu pasti bahwa kami harus pergi ke divisi dua. Terlepas dari kekecewaan ini, kami harus melihat ke depan dan menurunkan tim yang akan membuat para penggemar bangga sekali lagi.”

Setelah dijalani oleh lima pelatih dalam musim ini, Schalke telah kebobolan 76 kali, lebih banyak dari tim manapun dalam satu musim penuh sejak 2000.

Di awal musim mereka nyaris menyamai rekor terburuk dalam sejarah Bundesliga, setelah menjalani 30 pertandingan liga berturut-turut tanpa kemenangan.

Mereka menikmati lebih banyak kesuksesan dalam dekade berikutnya, memenangkan Piala UEFA/Liga Europa pada tahun 1997 dan mencapai semifinal Liga Champions pada tahun 2011.

Juara tujuh kali tidak pernah memenangkan Bundesliga sejak diperkenalkannya divisi teratas pada tahun 1963 dengan gelar liga Jerman terakhir mereka pada tahun 1958.

Advertisement
Comments