Penjaga gawang Juventus, Gianlugi Buffon merasa khawatir tentang kemungkinan timnya bertemu dengan Leicester City di babak perempat final Liga Champions. Kedua klub tersebut berhasil memastikan diri untuk lolos pada hari Selasa (14/3) dengan tim yang dikapteni oleh Buffon tersebut berhasil unggul agregat 3-0 melawan perwakilan dari Portugal, Porto, sedangkan di tempat lain, Leicester berhasil membalikkan keadaan di leg kedua dengan unggul dengan agregat 3-2 melawan Sevilla.

Barcelona, Real Madrid, dan Bayern Munich menjadi salah satu kemungkinan tim berat yang akan mereka lawan di babak delapan besar, namun penjaga gawang veteran Italia berusia 39 tahun tersebut berkeinginan untuk menghindari bertemu dengan tim yang secara mengejutkan menjuarai Liga Premier Inggris musim lalu.

“Saya memilih untuk menghindari Leicester City. Mereka adalah sisi yang berbahya, mereka memiliki faktor yang bagus dan memiliki kemampuan untuk menyakiti anda, jika anda memberikan permainan kepada mereka. Anda memiliki semuanya untuk kalah melawan mereka,” akta Buffon melalui website resmi klubnya.

Juventus berhasil menjaga skor 2-0 dalam keuntungan lawatannya ke Portugal, yang kemudian berhasil menambah margin gol mereka melalui gol penalti dari Paulo Dybala, yang didapatkan setelaht tangan Maxi Pereira menyentuh bola dalam upaya menahan sepakan penyerang Juventus.

“Berkat hasil dari leg pertama membuat kami memiliki keuntungan, kami selalu fokus karena jika kami kehilangan fokus kami akan membayar kerugian akan hal itu. Pada akhir babak kedua contohnya, Porto telah berhasil menciptakan peluang ke arah gawang sebanyak tiga kali, dan itu adalah sesuatu tingkatan yang ditampilkan di Liga Champions,” kata Buffon.

“Kami telah membuat langkah besar, terutama dalam hal kepercayaan diri kami. Itu adalah target kamu untuk menetapkan diri kami sendiri beberapa tahun yang lalu, ketika kami memulai perjalanan kami di Eropa. Kami ingin berada di antara delapan besar dan itu adalah tingakatan kami. Jika anda selalu bergabung dengan sisi terbaik, cepat atau lambat anda akan berakhir dengan memenangkan persaingan,” tambah Buffon.

Juventus sendiri belum pernah menghadapi Leicester dalam pertandingan kompetitif, tapi sisi Turin pernah bertemu dengan wakil Inggris dengan melawan Fulham, yang dikenang dengan dikalakan oleh mereka dengan agregat 5-4 di Liga Europa di babak 16 besar tahun 2010 silam.

Comments