Joshua Kimmich dan Pep Guardiola

Pemain andalan Bayern Munich, Joshua Kimmich, mengatakan bahwa bermain di bawah kepelatihan Pep Guardiola adalah “pengalaman yang luar biasa”.

Pelatih Catalan itu menghabiskan tiga musim di Allianz Arena, memenangi tiga gelar Bundesliga, dua DFB-Pokals, Club World Cup dan UEFA Super Cup sebelum hengkang ke Manchester City tahun lalu.

Mantan pelatih Barcelona itu mengalami masa depan yang sulit di Inggris, namun skuadnya berkembang pesat sejak awal musim 2017-18, unggul 8 poin di puncak klasemen Premier League dan mengamankan satu tempat terakhir di Liga Champions, tanpa mengalami kekalahan.

Kimmich mengatakan bahwa perhatian Guardiola terhadap setiap detail untuk mempersiapkan timnya sangat luar biasa dan mengklaim pria 46 tahun itu akan membuat prediksi tentang formasi yang selalu menjadi kenyataan.

“Itu adalah pengalaman yang luar biasa,” katanya pada Bild (19/11/2017). “Dia juga sangat detail-oriented, sangat kreatif dan mengajukan banyak tuntutan kepada para pemainnya. Apa yang dia ketahui tentang tim lawan dan cara dia mempraktikkan formasi sangat mengesankan. Rekan-rekan tim saya selalu berada di tempat dimana Pep Guardiola telah melakukan perubahan yang bertingkat.”

Kimmich sempat dikaitkan ke City musim lalu saat ia gagal mendapat tempat reguler di bawah Carlo Ancelotti, namun pemain internasional Jerman tersebut tidak memiliki niat meninggalkan Jerman saat ini.

“Karena kontrak saya dengan Bayern berjalan sampai 2020, saya tidak perlu khawatir,” dia menjelaskan. “Ketika datang ke klub yang berubah, selalu ada dua skenario: klub yang tidak menginginkan saya lagi, atau saya ingin mencoba sesuatu yang baru dan mendapatkan pengalaman baru.

“Tapi seperti yang saya katakan, itu tidak menjadi masalah bagi saya. Tentu saja saya tahu apa yang benar-benar diinginkan.”

Ancelotti dipecat pada bulan September menyusul kekalahan 3-0 dari PSG di Liga Champions, dengan Jupp Heynckes ditunjuk sebagai pengganti sampai akhir musim, dan Bayern telah menikmati kebangkitan hinga meraih posisi puncak klasemen Bundesliga.

Dan Kimmich yakin Heynckes telah membantu mengembalikan kepercayaan diri para pemain setelah mengalami masa sulit.

“Pelatih tidak mendapat dukungan bagus dari tim,” ungkap pemain berusia 22 tahun itu. “Tapi saya juga cukup jujur untuk mengatakan bahwa tim yang ada sekarang ingin memberikan banyak forongan positif.

“Pemain muda seperti saya ingin mengambil banyak pengalaman bagus dari seorang Jupp Heynckes.

“Kami telah mengambil langkah maju dalam beberapa pekan terakhir (di bawah Jupp Heynckes). Keyakinan diri juga menjadi jauh lebih baik setelah beberapa pertandingan terakhir.”

Comments