Joachim Low akan tetap melatih tim nasional Jerman meskipun mereka tersingkir dari Piala Dunia 2018 di babak penyisihan grup, Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) telah mengkonfirmasi.

Spekulasi atas masa depan Low merebak setelah juara bertahan itu menyelesaikan peringkat terendah Grup F dan keluar dari Piala Dunia di babak pembuka untuk pertama kalinya sejak 1938.

Menyusul kekecewaan tersebut, pria 58 tahun itu mengakui bahwa “perubahan besar” dibutuhkan dan pengumuman bahwa dia akan tetap berada di pucuk pimpinan tim memberinya kesempatan untuk menebus kesalahan dari penampilan buruk Die Mannschaft di Rusia.

Low, yang membawa Jerman ke semifinal Piala Dunia 2010 dan membantu mereka mengangkat trofi empat tahun kemudian, menandatangani kontrak baru sebelum Piala Dunia berlangsung hingga 2022.

Dalam sebuah pernyataan di situs resmi DFB, Reinhard Grindel mengatakan: “Kami memiliki pertukaran pikiran yang sangat terbuka dan saling percaya, di mana kami membahas banyak poin.

“Kami semua yakin bahwa dengan Jogi Low, kami memiliki pelatih nasional yang akan menganalisis dengan sangat hati-hati, mengambil langkah yang tepat dan memimpin tim kami kembali ke jalan menuju sukses. Akan menjadi terlalu dini untuk menuntut analisis yang komprehensif hanya beberapa hari setelah turnamen berakhir seperti itu.

“Pelatih nasional dan (manajer tim) Oliver Bierhoff sekarang harus mengambil waktu yang diperlukan untuk menilai turnamen secara atletis dan hadir dalam pertemuan sebelum pertandingan pada 6 September melawan Prancis.”

Mengenai Low yang akhirnya mempertahankan posisinya di timnas Jerman, Bierhoff kembali menyatakan dukungan pada sang pelatih untuk meraih kesuksesan di turnamen Euro 2020 mendatang.

“Ini sesuai dengan harapan kami,” kata Bierhoff. “Saya tahu dia adalah pelatih potensial dan benar-benar bisa memberi sesuatu pada tim nasional. Dia tahu kapan harus meregenerasi skuad dan memiliki pilihan yang tepat.

“Mungkin kami tidak beruntung di Piala Dunia kali ini, tapi semoga saja untuk dua tahun kedepan di turnamen Eropa, kami bisa membalaskan kegagalan ini.

”Para pemain muda yang ada di tim pun semakin matang, jadi ada harapan untuk kami mendapat kesuksesan.”

Comments