Pengunduran diri dari tugas internasional setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia tidak ada dalam agenda Jerome Boateng.

Bek tengah Bayern Munich itu menjadi korban cedera jelang perjalanan ke Rusia, absen pada pekan-pekan terakhir musim 2017-18 dengan masalah cedera paha.

Pemain berusia 29 tahun itu menjadi starter dalam kekalahan 1-0 ditangan Meksiko dan diusir keluar lapangan dalam kemenangan 2-1 atas Swedia, yang membuatnya absen dalam kekalahan 2-0 ditangan Korea Selatan .

Masa depan Boateng pun dalam keraguan di Bayern ketika pihak klub menyatakan terbuka untuk tawaran yang datang, tetapi mantan bek Manchester City itu tidak memiliki keraguan tentang melanjutkan karir internasionalnya meskipun jasanya tidak diperlukan.

Berbicara tentang kemungkinan mengundurkan diri dari tugas Jerman, Boateng mengatakan kepada Welt am Sonntag: “Itu tidak pernah menjadi topik bagi saya. Selama tidak ada yang datang kepada saya dan mengatakan semuanya harus diperbarui sepenuhnya dan mereka tidak berencana menggunakan saya lagi, saya ingin terus bermain.

“Saya seorang pemimpin dan bersedia untuk terlibat. Saya akan mencoba untuk berbagi pengalaman dengan para pemain muda. Saya benar-benar ingin membantu membuat tim kembali lebih kuat.

Advertisement

“Dan tentu saja, saya adalah bagian dari juara dunia empat tahun lalu. Selalu membanggakan bisa bermain untuk seragam ini dan juga bekerja keras untuk Jerman.”

Di sisi lain, Joachim Low mengatakan akan “prematur” untuk berbicara tentang masa depannya setelah kekalahan dari Korea Selatan, dan Boateng dengan tegas memikirkan apakah pelatih itu harus tetap di posisinya saat ini.

“Jelas. Kami para pemain ada di lapangan dan pelatih memberi arahan dan instruksi yang tidak kami terapkan,” tambahnya. “Ini kejutan untuk kita semua. Ada banyak yang hilang: keinginan, hasrat, keyakinan. Kita benar-benar lumpuh. Kita baru saja mengalami banyak kegagalan.”

Mesut Ozil, yang dicemooh oleh para penggemar Jerman karena bertemu dengan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelum turnamen dimulai, menjadi sasaran kritik keras atas penampilannya di Rusia, yang mendapat pembelaan dari Boateng.

Dia menambahkan: “Itu tidak akan berhasil. Mesut adalah seorang manusia. Anda tidak harus menempatkan semua kritik pada satu orang, seluruh pemain memiliki tanggung jawab.”

Advertisement
Comments