ARIB BILLAH/KP PUNYA GAMBARAN: Nabil Husein Said Amin optimistis timnya bisa tampil lebih baik saat mengarungi kompetisi musim berikutnya.

Masuk tahun 2021, suasana ketidakpastian melanda dunia sepakbola Indonesia. Sepekan setelah tahun 2020 berakhir, Liga 1 2020 belum juga pasti. Kondisi ini memaksa klub Borneo FC batal menggelar latihan bersama.

Dunia sepakbola Indonesia praktis berhenti berputar pada tahun 2020 lalu. Pandemi Covid-19 membuat semua kegiatan terhenti. Liga 1 dan Liga 2 ditunda. Pembinaan pemain muda pun tertunda juga.

Kondisi tak pasti ini membuat klub kelabakan. Klub harus mencari dana di saat tak ada kompetisi. Di masa pandemi ini, cukup sulit mencari sponsor.

Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, menegaskan tidak mudah untuk kembali berkompetisi. Klub harus mempersiapkan pemain dengan matang.

“Yang jelas semua butuh persiapan dan tak bisa dilakukan secara dadakan. Kami pun tak bisa melakukan planning persiapan secara mendadak, karena semua harus terprogram,” ujar Nabil Husien Said Amin, dikutip Bolazola dari laman resmi Borneo FC.

Advertisement

Secara terbuka, Nabil Husien Said Amin mengakui klub sedang kesulitan soal dana. Jadwal kompetisi yang belum pasti, membuat pihak Borneo FC batal menggelar progam latihan bersama.

“Semua tim sekarang megap-megap mencari dana untuk menghidupi tim. Sementara kompetisinya tak berputar sama sekali. Kami sebenarnya ingin menggelar latihan di tengah Januari ini. Namun semuanya harus kami ubah, karena taka da kejelasan sama sekali,” sambung Nabil Husien Said Amin.

Kini, Nabil Husien Said Amin mengaku tengah menunggu kepastian dan kelanjutan Liga 1 2020. Nabil Husien Said Amin berharap kepastian segera datang.

“Mau lanjut atau tidak, itu yang kami tunggu. Semoga saja ada kejelasan dalam waktu dekat,” pungkas Nabil Husien Said Amin.

Advertisement
Comments