Karena kesulitan keuangan akibat pandemi Covid-19, Inter Milan dilaporkan gagal membayar cicilan pertama dari biaya transfer Achraf Hakimi ke Real Madrid, yang diyakini jatuh tempo antara Desember 2020 dan Januari 2021.

Merupakan produk akademi Real Madrid (La Fabrica), Achraf Hakimi membuat 17 penampilan di semua kompetisi untuk klub sebelum dipinjamkan selama dua tahun ke Borussia Dortmund pada Juli 2018. Dia adalah bagian integral dari tim Bundesliga, membuat 73 penampilan di semua kompetisi dalam dua musim.

Terkesan dengan penampilannya, Inter Milan membeli Achraf Hakimi dari Real Madrid dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar 40 juta euro pada Juli 2020, dengan biaya transfer harus dibayar dengan cicilan.

Sejak kedatangannya di klub, pemain berusia 22 tahun itu tampil sensasional. Dia telah mencatatkan 6 gol dan 5 assist hanya dalam 24 pertandingan di seluruh kompetisi, membantu Inter Milan ke posisi dua klasemen Serie A.

Namun, Inter Milan belum membayar angsuran pertama dari biaya transfer Achraf Hakimi, sesuai kesepakatan mereka dengan Real Madrid.

Menurut laporan, tanggal jatuh tempo angsuran pertama (10 juta euro) dikatakan stelah sampai, dengan Inter Milan gagal melakukan pembayaran karena tekanan finansial di klub.

Inter Milan dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk penundaan tanggal jatuh tempo pembayaran cicilan pertama Achraf Hakimi hingga akhir Maret 2021. Sementara itu, Real Madrid juga mengalami kesulitan finansial karena pandemi dan mungkin dilaporkan harus minta pembayaran cicilan kedua bersamaan dengan cicilan pertama bulan Maret.

Pemilik Inter Milan – The Suning Group – diketahui sedang berada dalam krisis keuangan bahkan sebelum pandemi, yang semakin memperburuk situasi.

Klub dilaporkan gagal membayar gaji pemain selama empat bulan tahun lalu, dengan pemilik kabarnya sedang mencari investasi luar untuk membantu meringankan situasi. Jika klub tidak membayar gaji tertunggak bulan depan, mereka dapat dikenakan pengurangan poin dan itu sesuatu yang mereka harap bisa dihindari dengan biaya berapa pun.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa BC Partners, sebuah firma investasi internasional Inggris, dapat membeli bagian dari klub tersebut dan sedang mengevaluasi investasi potensial dalam hal ini.

Advertisement
Comments