Teka-teki mengenai pengganti Jaap Stam sebagai manajer Readiang terjawab sudah. Klub divisi Championship tersebut telah menunjuk Paul Clement sebagai manajer anyar dengan kontrak tiga tahun. Pria berusia 46 tahun tersebut bakal mengemban tugas berat untuk mengangkat posisi Reading.

Dalam 18 laga terakhir, Reading hanya mampu meraih satu kali kemenangan. Hasil buruk tersebut membuat tim yang musim lalu mencapai final playoff tersebut terjerembab di urutan 20 tabel klasemen dengan koleksi 36 poin, terpaut 3 angka saja dari tim degradasi dengan menyisakan 8 pertandingan sampai akhir musim.

“Ini adalah kesempatan bagus di klub yang selalu saya hormati selama bertahun-tahun dalam dunia kepelatihan,” kata Clement dikutip BBC Sport.

Clement, dipecat pada bulan Desember oleh Swansea, akan menghadapi QPR di kandang sendiri dalam tugas pertamanya 30 Maret 2017. Selain mendepak Stam, Reading juga mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa asisten manajer Andries Ulderink dan pelatih tim utama Said Bakkati telah pergi menyusul kepergian Stam.

“Ini adalah klub yang selalu kompetitif pada level ini,” katanya. “Ambisi dalam waktu dekat adalah untuk mengamankan klub di Championship.”

“Di luar itu, ada banyak ambisi untuk membawa klub ini kembali ke Premier League setelah musim lalu begitu dekat. Ambisi saya adalah untuk melatih di level itu lagi. Tapi, fokusnya harus ada di delapan pertandingan berikutnya.”

Pihak Reading pun merasa bangga dapat mendatangkan Clement sebagai manajer baru.

“Saya senang telah mendapatkan layanan dari seorang manajer berpikiran maju yang sangat berpengalaman seperti Paul, yang saya secara pribadi bekerja bersama selama waktu kami dihabiskan di Chelsea,” kata kepala eksekutif Reading Ron Gourlay.

“Dia memiliki pemahaman yang kaya tentang sepak bola Inggris setelah berhasil di Championship dan Premier League dalam beberapa tahun terakhir.”

Comments