Andres Iniesta telah mengkonfirmasi pensiun internasional setelah kekalahan melalui adu penalti melawan Rusia yang mengakibatkan Spanyol tersingkir di Piala Dunia.

Di antara favorit memenangkan trofi sebelum turnamen dimulai, Spanyol bergabung dengan Jerman, Portugal dan Argentina yangterpaksa keluar lebih awal ketika Igor Akinfeev berhasil menepis eksekusi Iago Aspas di Moscow.

Iniesta memulai dari bangku cadangan pada pertandingan ini, datang pada pertengahan babak kedua saat Spanyol berusaha untuk merebut kembali keunggulan yang dibatalkan oleh tendangan penalti Artem Dzyuba, tetapi tidak bisa memberikan kemenangan.

Dan pemain berusia 34 tahun  yang kini akan bergabung dengan Vissel Kobe setelah menghabiskan karir di Barcelona, menegaskan dia telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk tim nasional Spanyol.

“Ini adalah kenyataannya, ini adalah pertandingan terakhir saya dengan tim nasional, di panggung yang indah,” Iniesta, yang mencetak gol kemenangan dalam kemenangan atas Belanda di final Piala Dunia 2010, mengatakan kepada Sky Sports.

“Akhir pertandingan tidak selalu seperti yang kita impikan. Tim nasional akan terus berhasil karena tingkat pemain yang kita miliki dan itulah yang harus mereka coba.

“Saya memiliki kepercayaan pada pemain yang ada saat ini, dengan sedikit waktu lagi, mereka akan menjadi pemain-pemain kelas dunia dan bisa bersaing dimanapun. Saya harap setiap klub yang memiliki pemain muda Spanyol, bisa memberikan kesempatan terbaik.”

Pemecatan Julen Lopetegui jelang turnamen tidak diragukan lagi meresahkan Spanyol, tetapi Iniesta bersikeras para pemain tidak memiliki alasan apapun untuk takluk dari tuan rumah.

“Ini akan menjadi keuntungan ketika mengatakan bahwa masalah Lopetegui ada hubungannya dengan hasil, pada akhirnya mereka yang memiliki bola adalah pemain,” lanjutnya.

“Pelaku utama dalam sepakbola adalah pemain yang ada di lapangan dan jelas hal lainnya tidak bisa disalahkan, ini adalha tentang kerja keras dan juga bagaimana kami sebagai pemain mengatasi semuanya di lapangan.

“Terlalu naif jika kalah dan kemudian mengaku ada masalah internal yang membuat semuanya berubah, dan saya tahu itu karena anggapan bahwa kami menjadi favorit untuk menang tahun ini.”

Comments