Hope Solo

Federasi Sepakbola AS akan memiliki presiden baru pada 2018 mendatang, dan mantan kiper timnas negara tersebut, Hope Solo, telah menyatakan ketertarikan sebagai kandidat posisi tersebut.

Presiden Sepakbola AS saat ini, Sunil Gulati, mengumumkan pada hari Senin bahwa dia tidak akan mencalonkan diri kembali setelah menyaksikan tim tersebut gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia, dimana pria 58 tahun itu telah menjabat sebagai presiden sejak 2006 silam.

Solo – yang memperoleh 202 caps bersama USWNT sampai tahun 2016 – mengungkapkan melalui akun Facebook pribadinya pada hari Kamis lalu bahwa dia berniat mencalonkan diri demi menyusun sebuah rencana untuk membantu negara tersebut sukses dalam hal sepakbola, setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986.

“Sejak saya masih muda, yang ingin saya lakukan adalah bermain sepakbola untuk Amerika Serikat pada tingkat tertinggi,” tulis Solo. Di akun Facebook-nya.

“Saya ingin memenangkan banyak trofi dan bermain di Olimpiade. Apa yang hilang dari Amerika adalah kepercayaan pada sistem kami, pelatih kami, unsur-unsur bakat kami dan dalam pemerintahan Sepakbola AS. Sekarang kami harus memfokuskan kembali tujuan utama dan bersatu sebagai komunitas sepakbola untuk mewujudkan perubahan yang diinginkan.

“Waktu untuk berbicara sudah berakhir. Saya telah melakukan perjalanan  sambil belajar secara internasional dan berbicara tentang banyak masalah.  Saya telah bertemu dengan tim sepakbola nasional negara lain, asosiasi pemain dan serikat pekerja.

“Saya telah bertemu dengan Presiden dan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas kepemimpinan dan pentingnya olahraga dalam tatanan dunia.

“Melalui semua pengalaman ini, saya telah belajar tentang tanggung jawab mereka yang berada di posisi kepemimpinan yang memiliki kemampuan untuk mengubah kebijakan untuk berhenti memberi alasan pada masalah, namun sebaliknya, melaksanakan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempengaruhi perubahan nyata.

“Mengingat kesempatan tersebut, sebagai Presiden USSF, saya akan membuat perubahan ini.”

Solo kemudian menggambarkan rencana kampanye dalam empat bagian, termasuk kesetaraan perempuan, yang merupakan isu yang telah dia diskusikan sepanjang karirnya.

“Sepakbola adalah olahraga dunia, dan saya ingin membaginya dengan seluruh warga Amerika,” tambah wanita berusia 36 tahun itu.

Comments