Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann harus menghormati kontraknya di Hoffenheim daripada meninggalkan klub tersebut untuk Bayern Munich atau Borussia Dortmund di penghujung musim, menurut Ottmar Hitzfeld.

Pelatih berusia 30 tahun itu dianggap sebagai ‘properti terpanas’ di Bundesliga setelah membimbing timnya menjauh dari degradasi pada musim 2015-16, dan kemudian memastikan tempat di Eropa di musim berikutnya.

Setelah 15 pertandingan musim ini, Hoffenheim berada di posisi 6 klasemen sementara, tapi berapa lama Nagelsmann akan bertahan di Rhein-Neckar-Arena tetap menjadi bahan perdebatan, meskipun kontraknya masih berlanjut sampai 2021.

Dengan Bayern memecat Carlo Ancelotti pada bulan September dan Dortmund juga memecat Peter Bosz pada hari Minggu, keduanya telah mengangkat pelatih sementara – Jupp Heynckes dan Peter Stoger – sampai akhir musim.

Nagelsmann sering disebut-sebut sebagai pengganti yang layak untuk dua raksasa Jerman, namun Hitzfeld yang pernah sukses dengan dua klub tersebut, mengatakan bahwa juniornya itu harus tetap setia kepada Hoffenheim sekarang ini.

Berbicara kepada Sky (12/12/2017), pria 68 tahun itu berkata: “Jika seseorang seperti itu (Nagelsmann) bersama Dortmund pada usia 31 tahun, maka saya bertanya pada diri sendiri: Apa yang masih dia lakukan setelah itu? Target apa yang masih dia miliki di usia 40 tahun ?”

“Nagelsmann adalah pelatih yang baik, tapi saya pikir pada umumnya penting untuk mempertahankan kontrak, karena Anda harus berterima kasih kepada klub ini, dengan manajemen dan para penggemar yang memberikan dukungan penuh dan kesempatan.

“Saya tahu potensinya sangat besar di usia muda sebagai pelatih, tapi tetap saja dia masih membutuhkan pengalaman dan jika beruntung, maka trofi akan datang.”

Hitzfeld juga ditanya tentang bagaimana persaingan di Bundesliga saat ini, dimana klub-klub Jerman mulai tampak menjanjikan dan tidak ada dominasi berlebihan seperti sebelumnya.

“Saya melihat liga ini semakin menarik, tentu saja Bayern adalah kekuatan utama, tapi kita tidak bisa hanya melihat Dortmund sebagai penantang terdekat, karena ada Leipzig, Gldabach dan masih banyak lagi,” tambahnya.

“Saya juga melihat banyak bakat muda bermunculan, tentu saja ini menaikkan pamor Jerman sebagai juara dunia.”

Comments