Mimpi buruk itu akhirnya datang. Secara resmi, PSSI membatalkan kelanjutan dari Liga 1 2020. Atas pembatalan ini, Manajemen PSIS Semarang meminta semua pihak untuk menerima keputusan ini. Manajemen PSIS pun memberikan apresiasi atas kerja keras PSSI dan PT LIB demi kelanjutan Liga 1 2020.

Ajang Liga 1 2020 sudah ditunda sejak akhir bulan Maret 2020 lalu. Pandemi Covid-19 memaksa PSSI menunda Liga 1 2020. Kondisi ini memaksa klub untuk meliburkan klub dari latihan bersama.

Awal bulan September 2020, sempat ada harapan Liga 1 2020 akan dilanjutkan pada awal bulan Oktober 2020. Namun, izin keramaian urung didapatkan dari pihak kepolisian. Izin keramainan ini dibutuhkan agar ada jaminan keamanan dari pihak Kepolisian.

Paska izin keramaian gagal didapatkan, PSSI pun kembali menunda Liga 1 2020 hingga akhir tahun 2020. Awal bulan Januari 2021, FIFA membatalkan kelanjutan Piala Dunia U-20 2021. Dua pekan setelahnya, PSSI pun resmi membatalkan Liga 1 2020.

Advertisement

Pihak klub pun memberikan respon atas pembatalan ini. Manajemn PSIS Semarang memberikan respon atas pembatalan ini. CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, tetap memberikan apresiasi atas usaha dari PSSI dan PT LIB agar Liga 1 2020 dapat digelar, meski akhirnya gagal.

“Pertama kami apresiasi PSSI dan PT. LIB yang selama ini telah berjuang untuk kompetisi. Namun kenyataannya memang berat menggelar kompetisi resmi di Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” beber Yoyok Sukawi, dikutip Bolazola dari laman resmi PSIS Semarang.

Tak ingin membuat suasana kian keruh, Yoyok Sukawi meminta semua pihak untuk menerima keputusan ini. Yoyok Sukawi pun meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan.

“Dengan keputusan ini, kami ingin semua pihak bisa menerima dan tidak saling menyalahkan. Sudah tidak saatnya menyudutkan satu dua pihak tertentu,” lanjut Yoyok Sukawi.

Advertisement
Comments