Masih ingat dengan Edgar Davids? Mantan jangkar tangguh yang kini telah pensiun itu kembali menjadi sorotan media setelah berseteru dengan perusahaan game Riot. Davids tidak terima karena merasa imejnya dicatut menjadi karakter dalam game online League of Legends buatan developer game asal Amerika Serikat tersebut.

Jika anda pernah melihat Edgar Davids beraksi di lapangan, pastinya setuju dengan julukan ‘Pitbull’ yang disematkan padanya oleh pelatih Louis Van Gaal. Penampilan pemain asal Belanda itu pun cukup ikonik; rambut dreadlock yang dikuncir dan kacamata khusus yang selalu dikenakannya karena mengidap glaukoma. Nah, rupanya penampilan tersebut dimanfaatkan oleh Riot Games untuk membuat salah satu ‘skin’ karakter bernama Lucian dalam game League of Legends.

Edgar Davids dan Lucian ‘League of Legends’

Jika dibandingkan, memang karakter League of Legends yang disebutkan memiliki 90% kemiripan dengan Davids dari gaya rambut, warna kulit, kacamata serta baju sepakbola yang dikenakannya. Hal inilah yang membuat Davids menuntut perusahaan tersebut, pasalnya ia tak pernah merasa dilibatkan kendati hak siar diri (image right) nya jelas-jelas dicatut. Davids pun melayangkan gugatan ke pengadilan tinggi Belanda tahun 2015 silam, dan baru-baru ini gugatan sang mantan bintang Juventus resmi dikabulkan.

Advertisement

Riot pun diwajibkan membayar kompensasi sekian persen keuntungan dari hasil penjualan skin karakter Lucian tersebut, yang tentunya tidak sedikit. League of Legends saat ini disebut-sebut sebagai game Online terbesar di dunia dengan jutaan pemain di servernya. Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang akan mengalir ke pundi-pundi Davids akibat kemenangan tuntutannya ini.

Sementara, sejumlah pemain League of Legends sendiri mencoba membela game kesayangan mereka dan menunjukkan bukti bahwa Davids sudah mengetahui perihal karakter tersebut sejak lama; bahkan berterima kasih kepada Riot Games di tahun 2014 silam lewat cuitan di laman twitter resminya.

Kendati demikian, Riot Games sudah resmi dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan harus membayar sejumlah uang pada Davids. Apapun alasannya, seorang figur publik memang berhak atas imej diri mereka, dan bilamana hal itu digunakan tanpa sepengetahuan, mereka dapat menuntut atas dasar hukum yang berlaku.

Selamat untuk Davids, jangan lupa traktir-traktir yah bos!

Advertisement
Comments