Jagat sepakbola Indonesia dibuat terkejut dengan niatan dari Bhayangkara FC untuk pindah kandang ke Solo. Selaku pelindung sepakbola Solo, FX Hadi Rudyatmo yang juga Walikota Solo, berharap pemain Bhayangkara FC bisa memanfaatkan pemain lokal dari Solo.

Berita perpindahan kandang Bhayangkara FC menyeruak beberapa hari terakhir ini. Klub yang pernah menjadi juara Liga 1 2017 ini, sebelumnya bermarkas di Jakarta. Perpindahan kandang ini disebut juga akan membuat Bhayangkara FC berubah nama menjadi Bhayangkara Solo FC.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberikan komentar rencana perpindahan markas dari Bhayangkara FC. Secara umum, FX Hadi Rudyatmo menerima rencana ini dengan baik. FX Hadi Rudyatmo menilai ini, jika terjadi, bisa memotivasi atlet sepakbola di Solo.

“Jika klub Liga 1 mau berhomebase di Kota Surakarta ini, tentu kita terima. Kalau Solo utamanya Manahan ini menjadi homebasenya Persis Solo dan Bhayangkara FC tentu akan memotivasi masyarakat Solo yang sebetulnya dikenal dengan gudang-gudangnya atlet akan bangkit kembali,” beber  FX Hadi Rudyatmo, dikutip Bolazola dari laman resmi Liga Indonesia.

FX Hadi Rudyatmo mengklaim banyak pemain Timnas Indonesia datang dari Solo. Utamanya, ketika awal-awal PSSI berdiri pada tahun 1930 lalu.

“Juga untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola handal seperti tahun 1930 an dimana banyak pemain sepak bola dari Solo,” sambung  FX Hadi Rudyatmo.

Terakhir, FX Hadi Rudyatmo berharap manajemen Persis Solo dan Bhayangkara FC dapat bekerjasama dalam membina pemain. Lebih terbuka, FX Hadi Rudyatmo ingin Bhayangkara FC merekrut pemain potensial dari Persis Solo.

“Dari Persis bisa direkrut Bhayangkara FC, kan 70 persen dari Polri dan 30 persen masyarakat umum. Yang 30 persen ini harapannya ada pemain-pemain Persis yang direkrut Bhayangkara FC,” tutup  FX Hadi Rudyatmo.

Comments