Klub legendaris Italia, Parma, baru saja resmi kembali ke kasta tertinggi Liga Italia. Hebatnya lagi, hanya butuh waktu tiga musim setelah dinyatakan pailit bagi klub berkostum biru-kuning itu untuk kembali merasakan hangatnya atmosfer Serie-A yang sempat menjadi makanan rutin bagi mereka.

Kemenangan 2-0 atas Spezia sudah cukup untuk melontarkan Parma kembali ke Serie-A, hal yang sudah lama dinantikan para tifosi klub tersebut. Restorasi tim malah bermula ketika Parma dinyatakan pailit dan harus memulai kembali dari kancah Serie-D di musim 2014 / 2015 silam dengan nama baru Parma Calcio 1913. Setelah itu, tim yang terkenal sebagai pencetak pemain muda berbakat tersebut pun langsung melesat dengan hebat dan menggapai level demi level hingga ke puncak tertinggi.

Saat ini, hanya satu orang yang tersisa dari skuad original mereka tiga tahun silam, yakni Alessandro Lucarelli. Striker berusia 40 tahun itu pun mengaku amat gembira dapat menepati janjinya untuk membawa Parma kembali ke Serie-A.

Advertisement

“Saya membuat sebuah janji. Saya katakan bahwa saya akan bawa Parma kembali ke Serie-A. Saya menepati janji itu” papar Lucarelli dengan air mata berlinang selepas laga kontra Spezia kepada Football Italia. “Ini tidak bisa nyata, ini mustahil. Tidak ada yang bisa membayangkan finale seperti ini, bahkan tidak di mimpi terliar saya” imbuh dia.

“Ini adalah perjalanan yang kami awali tiga tahun yang lalu di hadapan para fans yang luar biasa ini. Kami memiliki momen-momen sulit, tapi senantiasa dapat kembali berpijak dengan kaki kami. Mereka tidak pernah menyerah dan saya sangat bangga menjadi kapten mereka” tukas Lucarelli.

Disinyalir Lucarelli akan gantung sepatu di akhir musim ini dan langsung mengambil peran sebagai staf pelatih Parma di musim berikutnya. Selain Parma, tim yang sudah resmi promosi dari Serie-B adalah Empoli, sementara satu slot lagi masih diperebutkan oleh Frosinone, Palermo, Venezia dan Bari melalui babak play-off.

Selamat datang kembali, Gialloblu!!

Advertisement
Comments