Pep Guardiola beberapa hal tak terelakkan, dengan Manchester City masih konsisten sejauh musim ini dan mungkin mengejutkan beberapa pihak atas prestasi tersebut.

City saat ini unggul lima poin di puncak klasemen Premier League setelah kemenangan 3-0 atas Burnley pada akhir pekan lalu di Etihad Stadium membuat mereka meraih delapan kemenangan dan satu hasil imbang dari sembilan pertandingan terakhir musim ini.

Mereka juga telah memenangkan semua pertandingan di grup Liga Champions sejauh ini yang menampilkan Feyenoord, Shakhtar Donetsk dan Napoli, sekaligus mencetak 42 gol di semua kompetisi.

Pada babak pertama, Sergio Aguero mencetak gol melalui titik penalti dan upaya babak kedua dari Nicolas Otamendi dan Leroy Sane membawa City mencatat 11 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi,  menyamai rekor klub musim lalu.

Setelah pertandingan kemarin, City mulai dibandingkan dengan prestasi Arsenal pada musim 2003-04 yang dijuluki ‘The Invincibles’ karena memenangkan gelar utama Inggris tanpa mengalami kekalahan, namun Guardiola tidak ingin timnya dianggap “berlebihan” dan fokus pada hal-hal sederhana.

“Satu-satunya pertandingan yang saya pikirkan adalah yang berikutnya melawan Wolves,” katanya pada pertandingan putaran keempat Piala EFL pada Selasa Malam, seperti dikutip ESPN (24/10/2017).

“Saya senang dengan 11 kemenangan berturut-turut karena kami menunjukkan bahwa kami bisa memenangkan banyak pertandingan berturut-turut. Itu saja.

“Untuk menang seperti ini (rekor Arsenal) adalah omong kosong, menggelikan, karena sepakbola saat ini begitu menuntut dan kami tahu persis bahwa ketika kami tidak bermain bagus, kami akan kehilangan permainan.

“Malam nanti adalah pertandingan di mana kami harus serius dan bermain sebaik mungkin untuk mendapatkan rasa hormat dari tim lawan. Hanya itu yang saya inginkan dan kemudian hasilnya bisa dilihat.”

Tim basket di Amerika Serikat, Golden State Warriors, adalah tim yang mendominasi NBA dalam beberapa tahun terakhir, dengan Stephen Curry membawa mereka meraih gelar juara dalam dua dari tiga musim terakhir.

Tapi tim yang dilatih Steve Kerr itu dikalahkan oleh Houston Rockets dan Memphis Grizzlies saat musim reguler 2017-18 sehingga mengalami situasi rumit, dan Guardiola yakin hal semacam itu juga bisa terjadi dengan timnya.

“Saya cukup yakin, menyelesaikan musim tanpa kalah tidak akan terjadi,” dia menjelaskan.

“Kami memiliki banyak pertandingan dalam banyak kompetisi. Tentu saja sangat menuntut bahkan lebih dari sebelumnya.

“Bermain setiap tiga hari dalam 10 atau 11 bulan, selalu akan ada saat dimana kami akan mengalami penurunan.

“Pada saat itu, saya akan menguji diri saya sebagai manajer dan saya penasaran untuk melihat bagaimana reaksi tim ini..

“Bahkan Golden State Warriors terkadang kalah dalam pertandingan, semua orang pernah kalah dan dalam kasus kami, itu yang akan terjadi.”

Comments