Pep Guardiola

Pep Guardiola mengatakan bahwa dia seperti “bermimpi” ketika mendapatkan kepercayaan dari semua pemain di Manchester City, setelah mereka meraih 16 pertandingan Premier League beruntun.

City berhasil mengatasi salah satu tim pesaing musim ini, Tottenham, dalam kemenangan 4-1 di Etihad Stadium pada Sabtu malam, dengan Raheem Sterling mencetak 2 gol setelah Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne mencetak gol masing-masing.

Dan saat tim asuhan Guardiola mempertahankan peluang memenangkan gelar, manajer asal Spanyol tersebut menunjuk kepercayaan dari stafnya dan skuadnya sebagai kunci kesuksesan mereka.

“Kami percaya bahwa kami harus saling percaya,” kata Guardiola dalam sebuah konferensi pers pasca pertandingan, dikutip Sky Sport (17/12/2017). “Ketika para pemain memberikan pendapat mereka, saya percaya pada mereka. Ketika saya memberikan pemikiran saya, mereka mengikutinya.

“Itu adalah mimpi bagi seorang manajer. Memenangkan gelar penting, tapi yang kami percaya adalah rasa saling percaya, mereka (semua pemain) tidak memiliki keraguan. Itu adalah hadiah terbaik, saat Anda yakin para pemain mengikuti Anda.”

Guardiola juga berbicara tentang kebanggaannya atas kerja keras di balik kemenangan beruntun City ketika mencetak rekor yang sama seperti saat melatih Barcelona dan mendekati rekor 19 kemenangan beruntun bersama Bayern Munich.

“Saya merasa sangat bangga,” dia menjelaskan. “Saya bangga dengan staf saya dan semua personel dalam tim.

“Staf kepelatihan bekerja keras dan para pemain tahu itu. Kami akan meninjau permainan dan berbicara dengan para pemain untuk melihat berapa banyak hal baik yang kami lakukan dan kesalahan apa yang telah kami lakukan, kami akan memperbaikinya.

“Hal seperti ini telah terjadi di tiga klub yang luar biasa: Barcelona, Bayern Munich dan yang satu ini. Ketiga klub tersebut telah mendukung saya dan memberi saya pemain hebat.

“Tanpa pemain bagus dan dukungan dari klub, tidak mungkin untuk mencapai banyak hal besar.”

Kemudian dia juga ditanya tentang peluang memenangkan trofi musim ini, setelah tahun lalu tanpa kebanggaan sejak datang ke Inggris.

“Ada rasa optimis, tapi saya tidak ingin para pemain merasa puas,” ungkapnya. “Masih banyak pertandingan dan kami masih menjalani semuanya, ini akan sangat melelahkan sampai akhir musim.”

Comments