Benjamin Pavard memang merupakan salah satu nama ‘kejutan’ yang mencuat di ajang Piala Dunia Rusia. Tak hanya tampil gentas dalam menggalang pertahanan, gol bek berparas ‘baby face’ itu juga menyabet penghargaan sebagai Gol Terbaik sepanjang turnamen akbar tersebut bergulir.

Voli kaki kanan Pavard turut membawa Prancis memenangkan laga sengit kontra Argentina di babak 16 besar yang membuat Lionel Messi dkk harus mengepak koper. Aksi punggawa Stuttgart itu juga menjadi titik balik bagi Prancis yang membuat mereka bisa memenangkan laga dengan skor 4-2 dan melaju hingga partai final dan meraih gelar juara.

Berawal dari umpan panjang yang dikirim bek kiri Lucas Hernandez, bola tersebut terlampau tinggi untuk bisa diterima oleh Kylian Mbappe dan memantul ke sisi kanan, tepat di sudut kotak enam belas meter. Pavard, secara instingtif kemudian merangsek mendekati bola liar tersebut dan melepas tembakan kaki kanan yang melengkung indah sebelum menggetarkan jala Franco Armani.

Kebanggaan Pavard pun tidak berakhir sampai di sana. Rupanya, gol sang pemain kriwil juga dinobatkan sebagai yang terbaik di ajang Piala Dunia 2018 versi Hyundai, mengalahkan 169 lainnya; termasuk tendangan bebas mendatar Joaquin Quintero dan voli akurat Luka Modric.

“Saya hanya mencoba untuk melalui ini dan tetap merendah, saya hanya mencoba menendang bola ke arah darimana ia datang, seperti yang senantiasa disarankan striker kepada saya. Saya tidak memikirkannya dan saat (bola) itu masuk, saya merasa sangat bahagia” tutur Pavard mengisahkan proses terjadinya gol dari sudut pandangnya.

Kini, nampaknya akan semakin sulit bagi Pavard untuk merendah dan ‘menghilang’ dari sorotan media massa. Aksinya di Rusia membuatnya menjadi incaran klub-klub elit Eropa, salah satunya Bayern Munchen, yang disebut sudah hampir mendapatkan jasanya.

Comments