Ryan Giggs, Kylian Mbappe dan Gabriel Jesus

Ryan Giggs mengklaim bahwa dia memberi tahu Manchester United untuk membeli Kylian Mbappe dan Gabriel Jesus dengan harga yang lebih rendah sebelum keduanya menjadi superstar yang mendunia.

Mbappe akan menjadi pemain termahal kedua sepanjang masa ketika ,masa pinjamannya di Paris Saint-Germain menjadi permanen senilai € 180 juta pada akhir musim ini, setelah mendapat banyak perhatian dengan serangkaian penampilan cemerlang musim lalu yang membawa Monaco meriah gelar Ligue 1 dan mencapai semifinal Liga Champions.

Sedangkan Jesus tiba di Manchester City dari Palmeiras seharga £ 27 juta pada awal Januari dan striker Brasil tersebut telah menjadi bagian tim utama Pep Guardiola musim ini.

Tapi Giggs mengungkapkan bahwa Jesus bisa saja beralih ke klub Manchester lain bersama dengan Mbappe, seandainya United memperhatikan sarannya sebagai asisten Louis van Gaal.

“Saya tahu seperti apa penampilan para pemain Manchester United,” katanya kepada The Times (26/12/2017), merenungkan perkiraan £ 700 juta di pasar transfer sejak Alex Ferguson meninggalkan Old Trafford pada 2013 lali. “Bukannya meremehkan, tapi perekrutan klub belum cukup bagus

“Saya melihat Gabriel Jesus bermain tiga tahun yang lalu, saya menginginkan Mbappe setahun kemudian. Saya melihat mereka dengan tim pencai bakat dan itu bukan spekulasi.

“Dalah hati saya ingin ‘mengambil mereka’, harganya sekitar £ 5 juta atau tidak lebih mahal, saya menyarankan untuk membeli mereka dan pinjamkan kembali, dari situlah rekrutmen bisa lebih baik.”

Giggs pindah dari United setelah penunjukan Mourinho dan meskipun ada ketidaksepakatan mengenai perekrutan dan penjualan pemain seperti Danny Welbeck, Jonny Evans dan Javier Hernandez, dia menegaskan bahwa pembelanjaan di era Van Gaal menjadi pendidikan yang tak ternilai harganya.

“Saya tahu sekarang saya belum siap ketika saya memiliki empat pertandingan untuk United (sebagai manajer sementara setelah David Moyes pergi pada 2014), tapi saya jauh lebih baik untuk mengelola sebuah tim sekarang setelah dua tahun bersama Louis,” kata pria 44 tahun itu.

“Itu adalah pengalaman yang fantastis. Saya merasa saya akan lebih cocok untuk melatih di papan atas daripada melatih di tim kelas bawah.

“Saya tidak memiliki pengalaman di divisi yang lebih rendah. Karena itu bukan tempat saya ketika masih aktif bermain, saya telah menghabiskan seluruh hidup saya Premier League.”

Kendati demikian, Giggs menegaskan bahwa dia tidak akan melatih Swansea, yang berpisah dengan Paul Clement, karena nama Giggs disebut-sebut sebagai pengganti Bob Bradley musim lalu.

“Bukan untuk saya,” katanya tentang rumor ke Liberty Stadium. “Begitulah cara mereka menanganinya. Saya berbicara dengan mereka beberapa kali dan kemudian mendengar di Sky Sports tiga hari kemudian bahwa mereka telah menunjuk Bob Bradley. Saya tidak percaya bahwa bisnis harus dilakukan seperti itu.

“Jika mereka memanggil dan mengatakan sebenarnya, maka saya tidak akan pernah memikirkan peluang disana.”

Comments