Meksiko telah mengkonfirmasi penunjukan mantan pelatih Barcelona dan Argentina Gerardo Martino sebagai pelatih kepala baru mereka.

Martino mengambil kendali El Tri, setelah memenangkan Piala MLS dengan Atlanta United musim lalu.

Hasil itu mengakhiri serangkaian nasib buruk bagi pelatih berusia 56 tahun itu, yang kalah di final Copa America 2011, 2015 dan 2016 saat melatih tim nasional Paraguay dan Argentina, sementara ia juga kalah di Superfinal Divisi Primera 2013 bersama Newell’s Old. Namun trofi Copa del Rey 2014 bisa dipamerkan ketika menjadi pelatih Barcelona.

Meksiko memiliki serangkaian hasil yang tidak diinginkan, termasuk setelah lolos ke tujuh putaran final Piala Dunia lalu dan kalah di babak 16 besar pada setiap kesempatan.

Rincian kontrak Martino tidak diungkapkan tetapi berbicara pada konferensi pers bersama pelatih kepala baru tersebut, presiden Federasi Sepakbola Meksiko (FMF) Yon de Luisa mengatakan negara itu “menantikan tantangan di Pala Dunia Qatar 2022”.

Martino bertanggung jawab atas generasi baru pemain Meksiko, dipimpin oleh pemain andalan PSV Hirving Lozano, yang mencetak gol kemenangan ketika menaklukkan Jerman di Rusia musim panas tahun lalu.

Dan menanggapi penunjukkannya sebagai pelatih tim nasional Meksiko, Martino mengaku merasa terhormat karena diberi kesempatan untuk berjuang dengan tim nasional, yang merupakan negara ketiga yang dilatihnya.

“Ini adalah hal yang sangat luar biasa, saya benar-benar merasa terhormat diberikan posisi ini, ini adalah tantangan yang besar untuk karir saya selanjutnya,” kata pria asal Argentina itu.

Tantangan pertama menunggu penampilan baru Meksiko di era Martino, yaitu dengan kembali berkompetisi di ajang Piala Emas CONCACAF tahun ini, dengan Juan Carlos Osorio memimpin skuad yang bisa dibilang lemah di turnamen edisi 2017 karena komitmen timnya di Piala Konfederasi.

Dan Martino menambahkan: “Negara ini punya banyak pemain muda berbakat yang sedang berkembang, ini adalah kesempatan mereka untuk berkembang lebih jauh setelah Piala Dunia.

“Saya akan mencoba memaksimalkan setiap pemain yang dipanggil, jadi semoga saja kami bisa berbicara banyak di kompetisi nanti.”

Pendahulu Martino, Osorio, mengambil pekerjaan lamanya sebagai pelatih tim nasional Paraguay pada September tahun lalu.

Comments