Gennaro Gattuso

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengatakan bahwa sangat penting untuk tidak melupakan orang-orang seperti Davide Astori, yang meninggal dunia pada hari Minggu.

Astori ditemukan tewas di kamar hotelnya jelang pertandingan Serie A melawan Udinese, dengan sebuah otopsi mengkonfirmasikan bahwa dia meninggal karena masalah jantung karena sebab-sebab alami.

Mantan bek Fiorentina tersebut memulai karirnya di akademi Milan sebelum menandatangani kontrak dengan Cagliari pada 2008 berikut kegagalan masuk ke tim utama Rossoneri.

Tapi Gattuso, yang menghabiskan 13 tahun di San Siro sebagai pemain, masih mengingat Astori sebagai orang yang sopan dan rendah hati yang sangat menghargainya setelah ditunjuk sebagai pelatih November lalu.

“Astori adalah pemain hebat di dalam dan luar lapangan,” katanya dalam sebuah konferensi pers, dikutip Mediaset (8/3/2018). “Dia adalah contoh bagus untuk semua pemain muda, semoga kita tidak pernah melupakannya. Penting untuk mengingat pria seperti dia.

“Setiap kali saya melihatnya di gym, dia akan bertanya apakah dia bisa menggunakan alat latihan. Hal semacam itu hampir terjadi setiap hari, saya mengatakan kepadanya bahwa Milan adalah rumahnya dan dia tidak membutuhkan izin saya

“Terakhir kali saya melihat dia pada 30 Desember di Florence. Sebelum pertandingan, dia mengatakan bahwa dia bangga dan merasa bahagia dengan pencapaian saya dan petualangan baru saya bersama Milan.

“Dia selalu hormat dan memiliki sikap yang fantastis. Tim ini sangat terguncang pada hari Minggu dan tidak ada keceriaan di ruang ganti.”

Tim asuhan Gattuso menjamu Arsenal di leg pertama babak 16 besar Liga Europa dini hari nanti, dengan harapan bisa memperpanjang rekor 13 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi.

Pria berusia 40 tahun itu merasa The Gunners masih harus dianggap favorit mengingat kedalaman dan sumber daya skuad mereka, meski mereka telah kalah 4 pertandingan terakhir, namun dia juga yakin tim-tim Italia layak diapresiasi karena pengembangan pemain muda.

“Tim Italia tampil bagus di Eropa, tapi kami tidak bisa membandingkan sepakbola Inggris dengan sepakbola Italia saat ini,” tambahnya. “Sepuluh tahun yang lalu adalah hal sebaliknya, tapi hari ini para pemain top pergi ke Premier League.

“Pada saat yang sama, ini adalah kesempatan bagi pemain muda kami. Bukan suatu kebetulan bahwa hari ini kita berbicara tentang (Patrick) Cutrone dan (Davide) Calabria. Karena perubahan ini, mereka dapat menunjukkan kualitas seperti pemain muda Italia lainnya.”

Comments