Pelath baru AC Milan Gennaro Gattuso mengakui bahwa dia mungkin adalah “pelatih terburuk di Serie A,” namun ia membawa AC Milan menang dalam laga perempat final Coppa Italia melawan Inter. Rossoneri membutuhkan waktu hingga perpanjangan waktu saat Patrick Cutrone membobol gawang Inter dan menyingkirkan rival sekotanya.

“Mungkin saya adalah pelatih terburuk di Serie A, tapi saya selalu ingin menang, bahkan bermain di kebun bersama anak saya,” kata Gattuso kepada Rai Sport. “Saya ingin anak-anak saya membuktikan bahwa apa yang saya lihat malam ini bukan kebetulan, maka kita akan mengambil satu permainan sekaligus.”

“Sekarang ada dua pertandingan sulit yang akan datang di Serie A dan kami butuh poin untuk naik ke tabel klasemen.”

AC Milan saat ini duduk ke-11 di klasemen Serie A. Tim yang bermarkas di San Siro ini terpaut 21 poin di bawah pemimpin klasemen Napoli, dengan pertandingan melawan Fiorentina dan Crotone dalam tujuh hari ke depan.

Gattuso juga memuji pemainnya dan menganggap kemenangan atas Inter memberi ruang agi timnya untuk bernafas sejenak.

“Saya ingin memuji semua pemain, saya memenangkan segalanya sebagai pemain, tapi sebagai pelatih saya sangat sadar bahwa saya baru memulai. Saya bekerja di Siprus, di Pisa, saya telah melalui semuanya, tapi saya senang di Milan dan klub merencanakan hal-hal dengan sangat baik.”

“Pada bulan Januari saya akan berusia 40, jadi saya masih berpikir seperti pemain, percaya bahwa dengan rasa lapar dan rasa memiliki, Anda bisa pergi jauh saya tidak menahan diri, jika ada yang ingin saya katakan kepada seseorang, saya akan mengatakannya ke wajah mereka. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, kita akan menjadi orang-orang munafik untuk mengatakan bahwa kemenangan ini menyelesaikan semua masalah kita, tapi ini memberi kita beberapa ruang bernapas.”

Comments