Manchester United's Romelu Lukaku applauds fans after the final whistle the UEFA Champions League, Group A match at Old Trafford, Manchester. PRESS ASSOCIATION Photo. Picture date: Tuesday October 31, 2017. See PA story SOCCER Man Utd. Photo credit should read: Martin Rickett/PA Wire

Mantan bek kanan Manchester United Gary Neville mengatakan Zlatan Ibrahimovic bukanlah ancaman bagi Romelu Lukaku karena striker Manchester United masih berjuang untuk membuat gol. Perolehan gol Lukaku tergolong seret.

Ia melewatkan beberapa peluang emas saat laga tengah pekan melawan Watford. Salah satu peluang terbaik didapatkan saat Lukaku berhadapan dengan kiper Watford Heurelhio Gomes. Akan tetapi bola tembakannya dapat dihalau bek Watford Adrian Mariappa. MU sendiri menang 4-2 pada laga tersebut.

Lukaku yang dibeli dengan harga 75 juta paun musim panas ini mengawali karirnya dengan baik bersama Setan Merah. 11 gol ia buat dari 10 laga perdananya. Akan tetapi bomber asal Belgia ini hanya membuat sebiji gol dari 11 laga terakhir.

Mantan bek Setan Merah Rio Ferdinand mengatakan pekan ini bahwa Lukaku sedang berjuang untuk menghadapi tekanan tambahan untuk bersaing dengan Ibrahimovic. Ibrahimovic memang sudah pulih dari cedera dan dimainkan sebagai pemain pengganti oleh Jose Mourinho.

Berbeda dari Ferdinand, Neville yang kini menjadi pandit menganggap bahwa Ibra bukan ancaman buat Lukaku.

“Saya tidak menganggap Zlatan Ibrahimovic sebagai ancaman bagi Lukaku sama sekali tapi sebagai suplemen. Satu-satunya cara Ibrahimovic bisa menjadi nomor satu adalah jika aura Zlatan sampai ke Lukaku,” ujar Neville dikutip dari ESPN FC.

MU sendiri bakal menghadapi dua laga berat dengan melawan Arsenal dan Manchester City. kemenangan sangat mereka butuhkan agar dapat merapatkan jarak dengan pemuncak klasemen Manchester City.

“Saya tidak berpikir Jose Mourinho akan khawatir tentang kurangnya gol Romelu Lukaku, tapi saya pikir pada akhirnya dia punya dua pertandingan besar,” kata Neville.

“Bagi striker, ini semua tentang tujuan Anda dan sayangnya, orang akan selalu mengukurnya dengan itu. Tapi, jauh dari tujuan, kontribusinya harus besar,” tambah pria berusia 42 tahun tersebut.

Comments