Hertha Berlin telah memecat Jens Lehmann beberapa jam setelah mantan pemain timnas Jerman Dennis Aogo memposting di Instagram tentang tangkapan layar dari pesan WhatsApp rasis yang dikirim Lehmann kepadanya.

Lehmann, yang merupakan bagian dari skuat ‘Invincibles’ Arsenal musim 2003-04, telah bertindak sebagai anggota dewan pengawas Hertha Berlin atas nama grup investor Tennor setelah kepergian Jurgen Klinsmann pada Februari 2020.

Aogo, yang merupakan komentator Sky Jerman dan telah meliput pertandingan Liga Champions antara Manchester City dan Paris Saint-Germain, memposting gambar pesan yang dia terima dari Lehmann setelah pertandingan yang mengatakan: “Apakah Dennis sebenarnya Quotenschwarzer Anda (token Black person)?”

Lehmann mengakui pesan tersebut berasal dari ponselnya dalam sebuah pernyataan singkat kepada Bild.

Dia juga mengeluarkan pernyataan di Twitter untuk meminta maaf kepada Aogo dan memujinya ‘sebagai mantan pemain internasional yang memiliki banyak keahlian, aura yang hebat dan membantu Sky meraih peringkat yang kuat’.

Advertisement

Setelah insiden, Tennor merilis pernyataan bahwa kontrak Lehmann akan segera diputus.

“Kontrak Jens Lehmann akan segera dihentikan. Ini juga berarti mandatnya di dewan pengawas tidak lagi berlaku,” kata juru bicara kelompok investor kepada Die Welt.

“Kami secara pribadi menyesali ini, tetapi tidak sesuai dengan prinsip Tennor dan Lars Windhorst sebagai investor. Terutama dengan latar belakang bahwa kami memiliki banyak orang kulit berwarna sebagai karyawan.”

Presiden Hertha Berlin Werner Gegenbauer mengatakan klub menyambut baik langkah yang diambil oleh kelompok investor dan menambahkan bahwa ‘pernyataan seperti itu sama sekali tidak sesuai dengan nilai-nilai yang Hertha Berlin perjuangkan dan secara aktif dukung. Hertha BSC menjauhkan diri dari segala bentuk rasisme’.

Kurang dari sebulan yang lalu, Hertha Berlin memecat pelatih kiper Zsolt Petry setelah pernyataan rasis dan anti-gay dalam sebuah wawancara di negara asalnya, Hungaria.

Advertisement
Comments