Pemain tengah West Ham United Manuel Lanzini telah didakwa oleh Asosiasi Sepak Bola (FA) karena melakukan diving pada laga akhir pekan lalu di markas Stoke City. Pemain Argentina itu jatuh karena diganjal oleh bek Stoke, Erik Pieters. Gangguan Pieters membuat The Hammers diberi penalti oleh wasit Graham Scott, yang membuat mereka unggul 1-0 dalam kemenangan 3-0.

Lanzini akan absen selama 2 pertandingan karena banding pemain asal Argentina tersebut ditolak. Manajer West Ham, David Moyes mencoba membela anak asuhnya dan menganggap insiden terjadi begitu jelas.

“Wasit berada 10 meter dari bola tanpa ada yang menghalangi penglihatannya. Hal ini jelas untuk melihat bek berusaha untuk mengambil bola dan tidak mendapatkannya,” kata Moyes dikutip dari BBC Sport.

Berbeda dengan Moyes, manajer Stoke Mark Hughes menganggap Lanzini melakukan diving. Ia juga menilai keputusan wasit untuk memberikan penalti kepada West Ham tidaklah tepat.

“Dia benar-benar melakukan diving, dia pemain pintar, dia mendapat pelanggaran atau semacam tantangan tapi dia tidak terjatuh. Wasit perlu mendapatkan keputusan penentuan yang tepat dan dia pasti tidak menganggapnya benar,” kata Mark Hughes pada konferensi pers setelah pertandingan.

Insiden tersebut dibawa ke panel FA yang berisi 3 orang dengan tuduhan Lanzini dianggap telah menipu wasit. Jika benar absen, Lanzini bakal melewatkan perempatfinal Carabao Cup melawan Arsenal pada tengah pekan dan laga kandang Premier League melawan Newcastle pada hari Sabtu. Kehilangan Lanzini akan merugikan Moyes mengingat peran vitalnya di lini tengah.

Panel FA mencakup satu mantan pejabat pertandingan, satu mantan manajer dan satu mantan pemain, dan ketiganya harus menyetujui larangan untuk diberlakukan.Penyerang Everton Oumar Niasse menjadi pemain pertama yang terkena hukuman ini karena dianggap melakukan diving saat Everton ditantang Crystal Palace dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2.

Comments