Ernesto Valverde

Sabtu kemarin (13/4), Barcelona gagal menumbangkan Huesca pada laga pekan ke-32 di ajang Liga Spanyol musim ini. pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0 sehingga tidak menambah poin Barcelona pada klasemen sementara saat ini.

Perolehan tersebut sebelumnya sudah diperdiksi oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Ia memang sengaja melakukan rotasi pada skuatnya dengan lebih memilih untuk menurunkan para pemain mudanya. Langkah yang diambil Ernesto Valverde tersebut demi mempersiapkan para pemain intinya mengahadapi Manchester United. Laga tersebut merupakan babak perempat final di ajang Liga Champions musim ini.

Meski Barcalona hanya mampu imbang melawan Huesca. Barcelona saat ini tetap memimpin puncak klasemen sementara Liga Spanyol dengan torehan 74 poin. Masih jauh unggul dari peringkat kedua, Atletico Madrid yang hanya mengoleksi 62 poin dair 31 laga. Sedangkan peringkat ketiga saat ini masih dihuni Real Madrid dengan torehan 60 poin.

Prediksi dari Valverde memang untuk memenangi Liga Spanyol, Barcelona cukup memenangkan tiga pertandingan ditambah satu kali imbang. Hal ini berarti hasil imbang melawan Huesca memang masih menjadi perhitungan dari Valverde.

“Barcelona hanya butuh 10 untuk bisa menjadi juara Liga Spanyol,” ujar Ernesto Valverde, dikutip dari Marca.

Musim ini Barcelona sedang berambisi untuk bisa menyabet juara Liga Spanyol dan juga Liga Champions. Oleh karena itulah Ernesto Valverde merubah komposisi pemainnya kala kontra melawan Huesca sabtu lalu. Pemain inti dari Barcelona sengaja tidak ditampilkan agar para pemain inti bisa fokus untuk menghadapi Manchester United.

Jika mampu menang melawan Manchester United esok bisa dipastikan Barcelona akan melaku ke babak final Liga Champions. Dan pastinya sangat berpeluang menjadi juara Liga Champions musim 2018-2019.

Comments