Kalah dari Semen Padang di laga terakhir babak grup wilayah barat, membuat Persis Solo mesti mengubur mimpi promosi ke Liga 1. Klub kebanggaan masyarakat kota Solo ini, hanya dapat menempati posisi kelima dan gagal melangkah ke babak 8 besar. Hasil ini membuat Pasoepati, kelompok suporter fanatik dari Persis Solo, meminta dilakukan perombakan pada skuad Persis Solo untuk menatap Liga 2 di tahun 2019 mendatang.

Persis Solo sendiri sebelum kalah dari Semen Padang, memiliki peluang terbesar untuk dapat lolos ke babak 8 besar dibandingkan Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang. Hingga pekan ke-21, Persis Solo masih kokoh berada di posisi ketiga dengan 35 poin. Unggul 3 poin dari Persiraja Banda Aceh dan satu poin dari Persita Tangerang. Persiraja Banda Aceh baru mengumpulkan 32 poin dan Persita Tangerang dengan 34 poin. Hasil imbang sesungguhnya sudah cukup membawa Persis Solo melangkah ke babak 8 besar.

Hanya saja, satu gol yang dicetak pemain Semen Padang pada laga dipekan ke-22, membuat mimpi Persis Solo untuk promosi langsung buyar. Pasoepati menjadi salah satu pihak yang paling kecewa dengan kegagalan ini.

“Kami sangat-sangat kecewa. Harapan kita sejak awal musim ini Persis bisa lolos Liga 1 musim depan, ternyata masuk 8 besar saja tak bisa, ” papar Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo, Selasa (16/10/2018).

Bahkan Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo meminta Persis Solo melakukan perombakan dan  pada skuad Persis Solo di musim depan. Selain perombakan, koreksi juga perlu dilakukan oleh manajemen Persis Solo.

“Kita juga akan meminta penjelasan dari manajemen dan mungkin memberikan koreksi tentang gagalnya Persis masuk 8 besar. Saya berharap ada perombakan besar-besaran di musim depan, baik di dalam team maupun management,” terang Aulia.

Persis Solo sendiri sudah sangat lama tidak bermain dikompetisi kasta tertinggi di Liga Indonesia. Hal inilah yang membuat perombakan dan koreksi mesti dilakukan agar dapat promosi di musim depan.

“Artinya, agar tahun depan bisa benar-benar bisa naik kasta, bukan hanya angan-angan dan impian saja,” Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo.

Comments