Punggawa Inggris, Jordan Henderson, belum lama menegaskan bahwa kegagalannya mengeksekusi penalti di laga kontra Kolombia tidak membuatnya gentar untuk kembali menjadi eksekutor titik putih di masa mendatang.

Henderson merupakan satu-satunya penendang Inggris yang mampu dihaau dengan gemilang oleh kiper Kolombia, David Ospina di babak adu penalti yang menentukan kelolosan salah satu tim ke babak perempat final. Untungnya, aksi heroik Jordan Pickford dan ketenangan Eric Dier kemudian mampu membuat Three Lions lepas dari beban kutukan ‘tos-tosan’ yang terus menaungi kiprah mereka di turnamen besar selama ini.

Dalam sebuah sesi wawancara, Henderson pun mengaku siap untuk kembali mengeksekusi penalti namun juga menyadari bahwa semua tergantung kepada pelatih Gareth Southgate untuk memberinya kepercayaan lagi. “Itu (kegagalan penalti) tidak membuat saya kapok, tapi mungkin membuat Gareth (Southgate) kapok” ujar Henderson seperti dilansir Daily Mail. “Saya akan mengambilnya lagi, tapi tentu saja hal itu tergantung dari sang manajer, dan saya akan sangat mengerti jika ia akhirnya memilih orang lain” imbuhnya pasrah.

Dalam laga kontra Kolombia, terungkap bahwa Inggris sebetulnya menyiapkan sejumlah nama dalam daftar penendang penalti; yakni Harry Kane, Ashley Young, Kieran Tripper, Jamie Vardy dan juga Henderson. Vardy batal menjadi eksekutor karena mendadak terserang cedera perut di menit terakhir laga, begitupun Ashley Young yang harus ditarik keluar sebelum laga usai karena bermasalah dengan engkelnya. Sementara Dier sang penentu belakangan mengaku bahwa dirinya diminta maju secara pribadi oleh Southgate hanya sesaat sebelum adu penalti berlangsung.

Comments