Gennaro Gattuso meminta pemain AC Milan mengambil kekalahan 4-0 dari Juventus di final Coppa Italia sebagai pelajaran dan membuat menjadi lebih kuat.

Klub berjuluk Rossoneri itu sanggup mengimbangi lawannya sebelum jeda istirahat di Stadio Olimpico di Roma, namun mendapatkan hasil yang buruk di babak kedua dalam kekalahan besar.

Juventus mencetak tiga gol dalam waktu 8 menit untuk merebut kendali permainan, dimana Medhi Benatia dua kali mencetak gol melalui sundulan dan Milan tampak hancur ketika berusaha mengantisipasi situasi set-piece.

Gianluigi Donnarumma juga mengalami pertandingan yang tidak biasa, penjaga gawang muda itu gagal menepis secara sempurna tembakan Douglas Costa sebelum dua kali usaha Benatia menjadikan skor 3-0.

Kesengsaraan Milan bertambah ketika Nikola Kalinic yang masuk sebagai pemain pengganti justru mencetak gol ke gawangnya sendiri, meskipun Gattuso merasa skor akhir bukan refleksi yang adil dari kinerja timnya.

“Sepakbola memang seperti itu. Hasilnya tidak mencerminkan kinerja, tetapi Anda membayar untuk kesalahan,” katanya kepada Rai Sport (10/5/2018).

“Selama 56 menit, kami melakukan apa yang harus kami lakukan dan Juventus tidak pernah menyulitkan kami, selain sundulan Mario Mandzukic.

“Tetapi kami harus menerimanya dan menyadari kami membuat kesalahan kami sendiri, jelas kami harus menerimanya.

“Saya juga pelatih muda. Saya masih harus banyak belajar. Saya membuat kesalahan dan harus mencari tahu di mana yang salah untuk diperbaiki.

“Kami seharusnya tidak melihat hasil 4-0, tetapi yang terpenting bagaimana kami menerima dan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan tim ini.”

Mantan gelandang Milan itupun membahas tentang masa depan Gianluigi Donnarumma dan mengakui itu adalah hak manajemen klub untuk menentukan.

Donnarumma menandatangani kontrak baru hingga 2021 tahun lalu, tetapi masa depan kiper berusia 19 tahun itu mengambang di tengah keinginan Milan untuk merekrut Pepe Reina yang bebas transfer pada akhir musim.

Keinginan Mino Raiola untuk membawa kliennya pergi dari Milan juga meningkatkan ketegangan antara hubungan sang agen dengan pihak klub.

Dan Gattuso merasa malu ketika ditanya tentang Donnarumma – yang telah dikaitkan dengan beberapa klub seperti Paris Saint-Germain dan Real Madrid – menyusul kekalahan semalam.

“Pada saat ini Donnarumma adalah penjaga gawang Milan, sisanya adalah tergantung klub,” Gattuso menjelaskan.

“Saya adalah pelatih, semua yang saya lakukan adalah melatih para pemain yang ada di tangan saya. Sejauh yang saya ketahui, Donnarumma adalah salah satu kiper paling penting di dunia.

“Terserah klub untuk memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.”

Comments