Mantan penyerang andalan Brasil, Adriano, belum lama ini membuat para pendukungnya kembali bergairah setelah mengkonfirmasi lewat akun instagramnya bahwa ia akan segera kembali ke lapangan hijau sebagai pesepakbola profesional. Wow!

Adriano mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dirinya tengah berada di ruang ganti sambil bersiap mengenakan sepatu untuk bertanding. Yang mencengangkan adalah bentuk fisik Adriano yang terlihat jauh lebih kurus dan ideal ketimbang kondisi terakhirnya di Corinthians beberapa musim silam. Mantan pemain andalan Internazionale Milan itu memang sempat dihujani kritik karena (sangat) kelebihan berat badan.

Penampilan Adriano di partai amal ‘Game Of Stars’ kabarnya menarik perhatian klub masa kecilnya, Flamengo, yang siap memfasilitasi dirinya untuk melakukan¬†comeback profesional di usia 35 tahun. Seperti dilansir tabloid¬†The Sun, salah satu mantan bintang Flamengo, Juan, telah mengungkap secara tersirat bahwa Adriano akan bergabung dengan klub tersebut.

“Flamengo adalah rumah bagi Adriano (dan dia), adalah seorang idola bagi Flamengo, ia dibesarkan disana, dan jika itu terjadi (Adriano ke Flamengo), akan menjadi kebahagiaan bagi kami semua. Kini tergantung Adriano dan dewan direksi klub, tapi jika bisa mencapai kesepakatan yang jelas dari negosiasi yang terjadi, maka kami akan menerimanya dengan tangan terbuka” ungkap Juan.

Adriano saat membela Corinthians beberapa tahun silam

Di masa jayanya, Adriano adalah striker yang amat ditakuti bagi bek manapun di dunia. Posturnya yang tinggi besar, tenaganya yang kuat, kecepatan di atas rata-rata, serta tembakan geledek kaki kirinya yang melegenda telah membuat ia menjadi sosok predator mematikan yang amat bisa diandalkan untuk mengobrak-abrik barisan pertahanan dan menjebol gawang lawan. Sayangnya, di penghujung karirnya, ia kerap bermasalah dengan berat badan, bahkan perutnya sempat membesar dan tidak terlihat seperti seorang atlit yang masih aktif bermain.

Jika kabar (dan foto) tersebut benar, maka dunia akan bisa melihat kembali aksi Adriano Ribeiro di lapangan, meski mungkin hanya sisa-sisa kejayaannya.

Comments