Manchester City dan Chelsea akan berhadapan di final Liga Champions musim 2020-21 pada 29 Mei.

Menjelang pertandingan klub terbesar di dunia sepak bola, UEFA telah memindahkan final ke stadion kandang FC Porto, Estadio do Dragao di Portugal. Final awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Olimpiade Atatürk di Istanbul.

Ini adalah tahun kedua berturut-turut Portugal menjadi tuan rumah final Liga Champions. Final musim lalu antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich berlangsung di Estádio da Luz di Lisbon.

Keputusan untuk memindahkan final ke Porto juga akan memungkinkan penggemar Manchester City dan Chelsea ingin masuk ke stadion untuk pertama kalinya di kompetisi Eropa.

Secara kolektif, 12.000 penggemar akan diizinkan melakukan perjalanan dari Inggris ke Portugal untuk menyaksikan final Liga Champions.

Advertisement

Artinya, baik Chelsea maupun Manchester City akan diizinkan untuk membawa masing-masing 6.000 penggemar ke Porto karena pembatasan usia.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin memahami pentingnya penggemar dalam permainan, terutama untuk klub seperti Manchester City, yang telah mencapai final Eropa pertama mereka.

Presiden UEFA berharap final antara Chelsea dan Manchester City akan membawa kegembiraan bagi para penggemar setelah beberapa bulan yang sulit.

Pertandingan antara Chelsea dan Manchester City ini merupakan kali ketiga final Liga Champions akan diperebutkan antara dua tim Inggris.

Advertisement
Comments