Luiz Felipe Scolari

Federasi Sepakbola Australia (FFA) membantah berspekulasi mengenai laporan yang menghubungkan mantan juara dunia, Luiz Felipe Scolari, dengan kekosongan di kursi kepelatihan Socceroos.

Scolari mengungkapkan pada hari Selasa bahwa dia telah didekati oleh FFA untuk menggantikan Ange Postecoglou menjelang turnamen Piala Dunia 2018 di Rusia, dengan mantan pelatih tim nasional Brasil dan Portugal itu menambahkan bahwa dia juga tertarik pada pekerjaan itu.

Namun, pihak FFA mengatakan kepada Omnisport (13/12/2017) bahwa meskipun “mengetahui kabar tersebut”, organisasi sepakbola negara itu “tidak dalam posisi untuk berkomentar mengenai individu dan perannya”.

“Ada banyak rumor yang dikaitkan dengan kosongnya kursi kepelatihan, ini masih dalam pembahasan tapi belum ada kepastian sampai saat ini,” menurut perwakilan FFA.

“Masih ada waktu sampai mendekati turnamen, tapi harapannya adalah pelatih baru akan datang sebelum tahun baru, dengan beberapa profesional masuk sebagai anggota panel untuk memberi saran terbaik namun tidak ada nama yang muncul dan untuk dipublikasikan sampai semuanya resmi.”

Scolari, 69, tidak memiliki pekerjaan sejak meninggalkan Guangzhou Evergrande, yang memberikan 7 gelar liga berturut-turut, yang juga pernah memenangkan Piala Dunia 2002 saat menjalani tugas sebagai pelatih tim nasional Brasil.

FFA telah mengumpulkan panel seleksi untuk membantu pemilihan pelatih kepala baru dengan Piala Dunia yang sudah semakin dekat, dan orang-orang seperti Jurgen Klinsmann dan Sven-Goran Eriksson juga dianggap tertarik mengisi posisi tersebut.

Mantan pemain Socceroos Mark Bresciano, Stan Lazaridis dan Mark Schwarzer termasuk di antara panel ahli, yang akan memberi saran kepada FFA untuk menunjuk pelatih baru setelah kepergian Postecoglou.

Postecoglou mengundurkan diri setelah memimpin Australia ke Piala Dunia untuk empat kali berturut-turut melalui pertandingan play-off antar-konfederasi melawan Honduras bulan lalu.

Dan pria tersebut mengaku bahwa pengunduran dirinya itu karena alasan pribadi dan tidak ada masalah dengan federasi ataupun pihak luar.

Australia juga telah diundi dan masuk ke Grup C untuk turnamen di Rusia, bersama dengan Prancis yang menjadi favorit, Denmark yang tampil mengesankan di fase kualifikasi dan Peru yang kembali ke Piala Dunia secara mengejutkan.

Comments