Fernando Hierro tidak akan melanjutkan karir sebagai pelatih tim nasional Spanyol atau kembali ke peran sebelumnya sebagai direktur olahraga setelah Piala Dunia, Federasi Sepakbola Kerajaan Spanyol (RFEF) telah mengkonfirmasi.

Hierro diangkat sebagai pelatih sementara setelah Julen Lopetegui dipecat secara mengejutkan sehari sebelum Piala Dunia dimulai, menyusul pengumuman dia akan mengambil alih kepelatihan Real Madrid setelah menjalani turnamen.

Spanyol kemudian lolos dari babak penyisihan grup tetapi gugur ditangan tuan rumah Rusia pada babak 16 besar menyusul adu penalti di Moscow.

Hierro pun tidak melanjutkan peran sebagai pelatih setelah Piala Dunia tetapi RFEF telah mengumumkan dia juga tidak akan tinggal dengan organisasi dalam peran apapun.

“Pelatih Spanyol terakhir menolak untuk kembali ke posisi sebelumnya sebagai direktur olahraga RFEF untuk mencari masa depan dan melakukan tantangan baru secara profesional,” pernyataan RFEF.

“RFEF ingin berterima kasih kepada Fernando Hierro atas komitmen dan rasa tanggung jawabnya ketika ia mengambil alih tim nasional dalam keadaan luar biasa serta dalam melaksanakan semua tugasnya.

“Federasi ingin menyoroti nilai-nilai profesional dan manusia dari seorang atlet yang luar biasa. Dia memberikan segalanya untuk negara ini dan dia tahu apa yang perlu dilakukan untuk membuat tim nasional tetap bersaing.”

Roberto Martinez, yang membawa Belgia ke babak semifinal Piala Dunia, adalah salah satu pelatih yang dikaitkan dengan peran kosong di Spanyol.

Namun Martinez mengecilkan rumor tersebut setelah timnya menyingkirkan Brasil, dengan Luis Enrique (mantan pelatih Barcelona) juga dilaporkan berada di daftar pendek RFEF bersama dengan Michel dan Quique Sanchez Flores.

Tetapi tampaknya Spanyol belum akan memutuskan siapa yang akan menjadi juru taktik tim nasional, setidaknya sampai Piala Dunia berakhir untuk melihat situasi dari semua kemungkinan.

Hal itu juga dipertegas oleh presiden RFEF yang mengatakan: “Kami belum membuat kesepakatan dengan siapapun atau menyusun daftar kandidat pelatih, hal ini sangat sensitif.

“Tapi setelah turnamen berakhir, semuanya bisa dibahas dan dipertimbangkan. Kami inginkan yang terbaik yang memimpin tim nasional kembali ke kejayaan.”

Comments