Fabinho mengaku jika dirinya sudah nyetel dengan gaya bermain sepakbola Inggris. Meski pun demikian, dirinya tidak ingin buru – buru untuk menuntut jatah bermain yang lebih pada pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Fabinho mengungkapkan jika dirinya masih beradaptasi dengan gaya bermain sepakbola Inggris.

Fabinho telah didatangkan The Reds dari AS Monaco pada musim panas yang lalu. Dirinya digadang – gadang sebagai pengganti posisi Emre Can yang memutuskan untuk meninggalkan Anfield Stadium. Namun dengan kemampuannya menjadi gelandang bertahan, Fabinho memang menjadi jawaban bagi Liverpool yang memang tengah mencari pemain dalam posisi tersebut.

Tetapi saat kompetisi sudah berjalan selama tiga bulan ini, rupanya Fabinho masih belum memperoleh jam bermain yang cukup bersama Liverpool. Dirinya lebih sering berada di bangku cadangan, bahkan dalam beberapa kesempatan dirinya tidak masuk dalam skuad.

Fabinho tercatat baru sekali menjadi starter. Itu terjadi ketika Liverpool berhadapan dengan Chelsea pada babak ketiga Piala Liga Inggris. Namun dirinya tidak bermain penuh, tiga menit sebelum waktu normal habis dirinya telah digantikan. Sementara itu pada ajang Liga Premier Inggris, Fabinho pun baru bermain selama 14 menit.

Advertisement

Oleh sebab itu, banyak yang mempertanyakan mengapa Liverpool telah mendatangkan Fabinho? Terlebih lagi yang menginginkan Fabinho sebenarnya adalah Juergen Klopp. The Reds sebenarnya dianggap memang membutuhkan sosok pemain di posisi gelandang bertahan untuk bisa mengimbangi lini serang yang sudah cukup tajam pada musim lalu.

Terkait dengan minimnya waktu bermain bersama Liverpool, Fabinho mengaku jika dirinya tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut. Dirinya beralasan karena saat ini masih beradaptasi dengan gaya bermain sepakbola Inggris. Perlahan tetapi pasti, pemain yang berasal dari Brazil tersebut sudah mulai nyetel dengan gaya bermain timnya.

Advertisement
Comments