Federasi Sepakbola Inggris (FA) resmi mengumumkan penyelidikan terhadap peristiwa kerusuhan yang terjadi di ruang ganti selepas derby ‘panas’ yang mempertemukan Manchester United dan Manchester City pekan silam.

Dalam laga tersebut, City berhasil memetik poin penuh dengan skor tipis 2-1 berkat gol penentu yang dicetak bek Nicolas Otamendi. Seusai laga, beredar kabar bahwa terjadi perkelahian antara staf dan pemain kedua tim di ruang ganti yang dipicu perayaan berlebih dari kubu Manchester City.

Tidak hanya pukulan, benda-benda juga sampai berterbangan dan pelatih Jose Mourinho nyaris terkena botol susu dan air. Menurut sejumlah saksi mata, pelatih asal Portugal itu sempat beradu mulut dengan kiper City, Ederson sebelum keributan massal pecah antara personel kedua tim. Sebanyak 15 orang terlibat dalam kejadian itu, dan asisten Pep Guardiola, Mikel Arteta, dikabarkan menderita luka robek di pelipis, namun masih simpang siur berita yang beredar mengenai penyebabnya.

FA pun tak tinggal diam dan melalui perwakilannya menyatakan akan menyelidiki hingga tuntas kejadian memalukan yang melibatkan dua klub papan atas tersebut. Badan sepakbola tertinggi di Inggris itu juga meminta agar kedua klub merespon panggilan paling lambar hari Rabu besok pukul 6 sore waktu setempat sebelum mereka menggelar investigasi besar yang melibatkan pihak kepolisian.

Mourinho memang tampak tidak puas dengan hasil akhir pertandingan dan secara khusus menyoroti wasit Michael Oliver yang dinilainya gagal memberikan hadiah penalti bagi tim asuhannya kala Ander Herrera dijatuhkan di kotak penalti.

“Hasil akhir dibuat dengan penalti besar yang tidak diberikan. Itu (skor akhir) harusnya 2-2. Michael (Oliver) tidak beruntung karena itu seharusnya penalti” sembur Mou dalam wawancara selepas laga. “Manchester City adalah tim yang sangat baik dan dilindungi hoki, dewa-dewa sepakbola juga berada di belakang mereka” imbuhnya kemudian dengan nada sarkastik.

Awas entar dikurangin lho poin kalian..

 

Comments