Barcelona sedang mencari cara baru untuk mendanai klub setelah runtuhnya European Super League yang membuat mereka harus mengisi lubang 350 juta euro, sebuah sumber mengatakan kepada ESPN.

Presiden Blaugrana Joan Laporta mengambil alih pada Maret dengan hutang kotor klub hampir 1,2 miliar euro.

Dia ingin mengandalkan uang European Super League untuk dapat memperbarui kontrak Lionel Messi, membayar gaji lama dan jika mungkin, merekrut Erling Haaland atau Neymar, kata sumber kepada ESPN.

Klub Catalan itu adalah salah satu dari 12 anggota pendiri European Super League dan meskipun menegaskan kembali komitmen mereka pada proyek itu pada tengah pekan lalu, mereka telah dipaksa untuk menerima bahwa kompetisi tersebut tidak mungkin diluncurkan dalam waktu dekat.

Itu berarti Barca tidak akan menerima 350 juta euro sebagai bentuk pendaftaran ESL dari JP Morgan. Perusahaan asal Amerika Serikat itu telah berkomitmen untuk memberikan hibah 3,5 miliar euro untuk memulai proyek dan membantu klub pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, dengan audit internal terhadap situasi keuangan klub yang masih berlangsung, Barca telah mempercepat pencarian investasi dari luar.

Sumber yang dekat dengan klub mengatakan kepada ESPN bahwa ada beberapa lini depan yang terbuka. Pembicaraan sedang berlangsung dengan dana investasi dari Amerika Serikat, Asia dan Eropa mengenai pinjaman dengan rencana pembayaran yang menguntungkan.

Sementara itu, klub juga telah mempertimbangkan untuk menjual hak penamaan stadion Camp Nou, sebuah gagasan yang telah dilayangkan oleh dewan sebelumnya dan diharapkan mulai berlaku setelah pekerjaan renovasi stadion selesai.

Ada juga opsi untuk menjual saham di Barca Corporate, bisnis anak perusahaan yang menaungi proyek Barca Academy, Barca Innovation Hub, Barca Licensing and Merchandising (BLM) dan Barca Studios.

Advertisement

Barca juga bekerja pada penjualan pemain dan mengurangi tagihan gaji dan telah mengambil beberapa tekanan dengan menegosiasikan kembali sebagian dari hutang jangka pendek mereka.

Dari hutang kotor klub sebesar 1.173 miliar euro, angka 265 juta euro merupakan hutang bank sebelum tanggal 30 Juni, sesuai dengan akun terbaru klub.

Sumber klub mengonfirmasi kepada ESPN bahwa rencana pembayaran yang lebih rumit telah disepakati dengan beberapa pemegang surat utang itu.

Barca juga berhutang 164 juta euro sebagai gaji kepada ‘personel olahraga’ sebelum akhir musim dan 126 juta euro untuk dicicil pada pembelian sebelumnya pada 30 Juni.

Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Laporta telah membiayai kembali hutangnya dan jika mungkin membawa lebih banyak investasi, dia akan menggunakan uang itu untuk membantu meningkatkan skuat.

Kontrak Messi habis pada akhir musim dan belum memutuskan masa depannya. Laporta berencana menawarkan kontrak dua tahun kepada Messi dengan opsi untuk kontrak tiga tahun, dan mengatakan di depan umum bahwa dia ‘yakin’ pemain terbaik dunia itu bertahan.

Untuk membujuk Messi agar terus bertahan di Camp Nou, Laporta harus datang dengan paket keuangan yang menggiurkan tetapi juga membuat tawaran olahraga yang menarik.

Laporta sedang menjajaki kesepakatan untuk Haaland (Borussia Dortmund) dan Neymar (Paris Saint-Germain). Perwakilan Haaland bertemu dengan Laporta bulan lalu, tetapi sumber mengatakan kepada ESPN bahwa biaya yang terlibat dalam kesepakatan itu membuatnya sulit untuk dilakukan.

Sementara itu, sebuah sumber mengatakan kepada ESPN bahwa kontrak Neymar di PSG yang berakhir pada 2022, Barca terus memantau situasi si pemain dengan maksud untuk membawanya kembali setelah hengkang ke sepak bola Perancis pada 2017.

Advertisement
Comments