Unai Emery

Unai Emery memuji penampilan Paris Saint-Germain setelah meraih kemenangan beruntun di Ligue 1 meskipun bermain dengan 10 orang dan semakin dekat dengan gelar juara.

Thiago Motta diusir dari lapangan, namun Kylian Mbappe mencetak gol saat PSG mengalahkan Angers 2-1 dini hari tadi.

Motta mendapatkan kartu merah pada menit ke-16 karena menjegal Romain Thomas dengan cara yang buruk dan meskipun memainkan sebagian besar pertandingan dengan 10 orang di Parc des Princes, PSG sanggup meraih kemenangan berkat gol yang dicetak Mbappe.

PSG unggul 17 poin di puncak klasemen, meskipun Monaco masih memiliki sisa pertandingan yang belum dimainkan.

“Kami ingin memenangkan liga dan malam ini kami mengambil langkah lain untuk mencapai itu,” kata Emery kepada wartawan pasca pertandingan, dilansir Sky Sports (15/3/2018).

“Kejuaraan ini sangat penting karena menunjukkan konsistensi tim sepanjang musim. Mempertahankan tingkat permainan ini, ritme ini, dan menang di kandang melawan Angers adalah hasil penting.

“Saya pikir tim merespon dengan baik dan mengatasi kehilangan Thiago Motta dengan cara yang tepat juga. Kami mengalami sedikit masalah di menit akhir, tapi saya pikir kami pantas untuk menang, dan kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol jika lini depan kami cukup fokus. Saya sangat senang dengan cara tim bermain hari ini. ”

Advertisement

Kevin Trapp kesulitan mendapat waktu bermain sepanjang musim ini, dimana kiper Jerman itu terbatas pada penampilan di Coupe de France dan Coupe de la Ligue.

Namun Trapp menjalani pertandingan sebagai starter kali ini, saat Alphonse Areola dicadangkan dini hari tadi.

Merenungkan pertandingan tersebut, Trapp meratapi kartu merah Motta di ibukota Prancis dengan mengatakan: “Sangat sulit bermain dengan 10 orang selama 75 menit. Angers bermain bagus dan mencoba bermain sepakbola yang bagus dan ini adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami, terutama di tahap akhir.

“Hasilnya sangat penting, dengan kemenangan ini mendapat tiga poin berharga di liga dan kemenangan kandang lainnya.

“Setelah mendapat kekecewaan di Eropa, maka kompetisi domestik secara keseluruhan akan menjadi target tim ini, saya pun sia memperjuangkannya.”

Advertisement
Comments