Lucas Moura dan Unai Emery

Pelatih Paris Saint-Germain,Unai Emery, mengatakan bahwa dia telah mendorong Lucas Moura untuk mencari klub lain di bursa transfer Januari ini.

Pemain internasional Brasil itu hanya memiliki 5 penampilan sebagai pemain pengganti di Ligue 1 musim ini, setelah berjuang untuk kembali masuk ke tim reguler menyusul kedatangan Neymar dan Kylian Mbappe.

Lucas mengakui pekan ini bahwa kurangnya waktu bermain menjadi “pukulan besar”, dengan klub Premier League termasuk Manchester United, Arsenal dan Tottenham dikabarkan sedang memantau situasinya.

Emery pun kini telah mengkonfirmasi klub tersebut akan mendengarkan tawaran untuk pemain berusia 25 tahun tersebut bulan ini.

“Saya mengatakan kepada Lucas tentang apa yang saya pikirkan, dengan segala hormat kepadanya. Dia tidak lagi memiliki kesempatan untuk bermain di Paris dan dia akan memiliki sesuatu yang lebih banyak di tempat lain,” katanya dalam sebuah konferensi per, dikutip Sky Sport (25/1/2018). “Saya tidak bisa menjaminnya, terlalu banyak pemain yang ada di posisinya.”

Emery juga mengungkapkan rasa senang dengan kehadiran Lassana Diarra, yang direkrut secara gratis setelah meninggalkan Al Jazira.

“Saya berbicara dengan (direktur olahraga) Antero Henrique dan dia memberikan kabar baik untuk penambahan tim ini,” katanya. “Lass adalah seorang profesional dan dia tahu tentang bagaimana cara bermain bertahan di lini tengah.”

Kemudian juga pelatih asal Spanyol itu Emery mengingatkan para pemainnya agar lebih menahan diri dalam tensi pertandingan yang tinggi.

“Saya ingin para pemain menggunakan hati, yang bermain dengan kepala mereka,” tambahnya. “Jika Anda bermain tanpa satu atau yang lain, itu tidak baik. Anda harus menemukan keseimbangan yang tepat, dengan keseluruhan kelompok.

“Para pemain harus lebih cerdas menanggapi situasi di lapangan, terutama provokasi agar tim tetap terjaga.”

Kemudian juga mantan pelatih Sevilla itu ditanya tentang peluang timnya di Liga Champions, dimana mereka akan menghadapi Real Madrid di babak 16 besar dan pastinya tidak ingin kejadian tahun lalu terulang.

“Liga Champions selalu sulit, siapapun tim yang akan dilawan akan menguras pikiran dan tenaga,” Emery menjelaskan. “Tapi kami memiliki tim yang semakin solid, jadi yang pertama adalah bekerja lebih keras dan kemudian memenangkan pertandingan.”

Comments